Blitar Jatim. FigurNews.com.
Upaya percepatan penanganan stunting terus digalakkan di berbagai wilayah, termasuk di Kota Blitar. Babinsa Kelurahan Tanggung, Posramil Kepanjenkidul Koramil 0808/01 Sukorejo, Koptu Slamet Rianto turut ambil bagian dalam kegiatan pendampingan penanganan stunting yang digelar di Posyandu Delima 3 RT 02 RW 02 Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan yang rutin digelar setiap bulan ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menekan angka stunting di wilayah. Kehadiran Babinsa bersama para kader Posyandu tak hanya menambah kekuatan dalam pelaksanaan teknis kegiatan, tetapi juga meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk memantau tumbuh kembang anak.
Sejak pagi, para orang tua sudah berdatangan ke Posyandu membawa balita mereka. Suasana terlihat hangat dan tertib ketika para kader melakukan rangkaian pemeriksaan kesehatan. Mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, hingga pengecekan tumbuh kembang dilakukan secara teliti guna memantau kondisi kesehatan balita sesuai standar Kementerian Kesehatan.
Selain pemeriksaan, para balita juga mendapatkan makanan tambahan bergizi sebagai upaya pemenuhan nutrisi harian. Pemberian makanan tambahan ini menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan kebutuhan gizi mereka tercukupi, terutama bagi balita yang masuk kategori risiko stunting.
Koptu Slamet Rianto mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang melekat pada satuan kewilayahan. “Kami hadir untuk mendukung penuh program pemerintah, khususnya dalam menurunkan angka stunting. Pemantauan berkala seperti ini sangat penting agar tumbuh kembang anak bisa terpantau dan dicegah sejak dini jika ada indikasi stunting,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendampingan ini sekaligus menjadi ruang komunikasi dengan masyarakat untuk mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan keluarga. “Semakin rutin orang tua membawa anak ke Posyandu, semakin mudah kita mendeteksi masalah dan melakukan intervensi cepat,” imbuhnya.
Para kader Posyandu Delima 3 memberikan apresiasi terhadap pendampingan yang dilakukan Babinsa. Kehadiran TNI, menurut mereka, turut menambah semangat warga untuk terlibat aktif. Antusiasme warga terlihat dari meningkatnya jumlah balita yang mengikuti pemeriksaan dibandingkan bulan sebelumnya.
“Kami merasa terbantu, terutama dalam pelaksanaan kegiatan yang cukup padat. Kehadiran Babinsa membuat masyarakat lebih disiplin dan semangat untuk mengikuti program-posyandu,” ujar salah satu kader Posyandu.
Kegiatan berlangsung lancar, penuh keakraban, dan diwarnai edukasi kesehatan yang diberikan kepada para orang tua. Para ibu juga diberikan penjelasan mengenai pentingnya pola makan seimbang, kebersihan lingkungan, hingga peran keluarga dalam mencegah stunting.
Melalui kegiatan berkelanjutan seperti ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan anak semakin meningkat. Posyandu Delima 3 bersama Babinsa dan pemerintah setempat berkomitmen untuk mewujudkan generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan bebas stunting di masa depan.
Pewarta. Andy. S.














