Blitar Jatim. FigurNews.com.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO Kota Blitar, Mohomad Hardita Magdi, S.H., yang akrab disapa Mas Dito, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan para atlet domino Kota Blitar dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Olahraga Domino Jawa Timur 2026.
Ajang Kejurprov Domino Jatim 2026 berlangsung sukses selama dua hari, mulai 4 hingga 5 April 2026, yang digelar di Ciputra World Mall. Kegiatan ini diikuti oleh 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur, menghadirkan atlet-atlet terbaik yang berkompetisi secara ketat dalam suasana penuh sportivitas.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam mendorong perkembangan olahraga domino di Jawa Timur. Selain itu, kegiatan ini turut mempererat silaturahmi antar atlet dan pengurus dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat sistem pembinaan olahraga domino secara berkelanjutan.
Pengcab ORADO Kota Blitar sendiri menunjukkan keseriusannya dengan mengirimkan tiga tim terbaik, yang terdiri dari dua tim atlet senior dan satu tim atlet junior. Keikutsertaan ini menjadi bukti komitmen dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Blitar dalam peta persaingan domino tingkat provinsi.
Mas Dito mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas hasil yang diraih para atlet. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan penuh disiplin dan kerja keras.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil ini. Semua tidak lepas dari latihan yang konsisten, kekompakan tim, serta semangat juang para atlet yang luar biasa selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.
Dalam kategori senior, pasangan Ari Dwi dan Tinton berhasil mengukir prestasi dengan meraih posisi Juara 3. Mereka mampu melewati berbagai pertandingan yang penuh tekanan dengan strategi yang matang dan kerja sama yang solid.
Tak hanya itu, pasangan Hari C dan Hendra (Panjul) juga menunjukkan performa yang impresif. Keduanya berhasil menembus persaingan hingga babak akhir dan mengamankan posisi Juara 4, sekaligus mempertegas kekuatan tim Kota Blitar dalam ajang tersebut.
Sementara itu, dari sektor junior, pasangan Arsya Drajat Putra Setiawan yang merupakan siswa SMPN 1 Kota Blitar bersama Jonathan Wahyu Christia Nanta dari Universitas Surabaya (Ubaya) tampil penuh semangat. Meski masih muda, keduanya menunjukkan potensi besar sebagai calon atlet unggulan di masa depan.
Prestasi yang diraih ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Blitar. Keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan kualitas atlet, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga domino di daerah berjalan dengan baik dan konsisten.
Mas Dito menegaskan, ke depan pihaknya akan terus meningkatkan program pembinaan, termasuk menjaring bibit-bibit muda berbakat serta memperkuat pola latihan yang lebih terstruktur dan kompetitif.
“Kami optimistis ke depan bisa meraih hasil yang lebih baik lagi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami ingin melahirkan atlet-atlet domino yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di level nasional,” tegasnya.
Dengan capaian ini, Kota Blitar semakin menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu daerah yang patut diperhitungkan dalam dunia olahraga domino. Kejurprov tahun ini pun menjadi pijakan penting untuk melangkah lebih jauh menuju prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang.
Pewarta. Andy.








