oleh

Sambut HUT ke-64, Bank NTT Wujudkan Budaya Kerja Positif Lewat Aksi Bersih Lingkungan

KUPANG (NTT), FigurNews.com —  Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 yang akan diperingati pada 17 Juli 2026, PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) memulai rangkaian perayaan dengan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di sejumlah titik strategis di Kota Kupang, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Bank NTT dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Aksi bersih lingkungan melibatkan ratusan pegawai dari Bank NTT Kantor Cabang Khusus dan Kantor Cabang Utama Kupang yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang. Para peserta membersihkan kawasan sepanjang Jalan W.J. Lalamentik, mulai dari simpang Jalan El Tari hingga area Stadion Oepoi.

Dari kegiatan tersebut, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 29 kantong jumbo berisi sampah yang kemudian diangkut oleh DLHK Kota Kupang.

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi budaya kerja baru yang tengah dibangun di lingkungan Bank NTT. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan telah diterapkan terlebih dahulu di lingkungan internal sebelum diperluas kepada masyarakat.

“Setelah pembenahan di internal selesai, kami memperluas jangkauan ke area luar. Ini adalah komitmen nyata kami untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan yang tentunya didukung penuh oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang,” ujar Charlie Paulus.

Selain aksi peduli lingkungan, rangkaian HUT ke-64 Bank NTT juga akan diisi dengan berbagai kegiatan internal, di antaranya kompetisi futsal dan catur. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat kebersamaan antarpegawai sekaligus memperkuat nilai-nilai kerja yang mendukung pembangunan daerah.

Mengusung tema “Menuju Puncak”, Bank NTT menjadikan peringatan HUT tahun ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kinerja perusahaan, serta memperluas kontribusi terhadap pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Charlie menjelaskan bahwa makna “Menuju Puncak” tidak hanya berorientasi pada pencapaian target bisnis, tetapi juga keberhasilan dalam memberikan pelayanan prima, meningkatkan pertumbuhan laba secara berkelanjutan, serta memastikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tepat sasaran bagi masyarakat.

“Puncak yang kami maksud adalah keberhasilan bersama, baik dalam peningkatan pelayanan, pertumbuhan bisnis, maupun kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program-program yang berdampak,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari jajaran internal perusahaan, pemerintah daerah sebagai pemegang saham, hingga masyarakat.

“Keberhasilan Bank NTT hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat dengan seluruh stakeholder. Bersama-sama kita melangkah menuju puncak kesuksesan,” tutup Charlie Paulus. (DM)