Trenggalek. FigurNews.com. Sinergi antar aparat penegak hukum di Kabupaten Trenggalek kembali diperkuat. Menggandeng sejumlah stakeholder terkait, Subdenpom V/1-7 Trenggalek menggelar kegiatan terstruktur serentak kewilayahan dalam rangka implementasi Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) “Waspada Wira Clurit” dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Operasi ini merupakan bagian dari agenda besar yang berada di bawah kendali Pomdam V/Brawijaya untuk memastikan disiplin dan ketertiban aparatur negara tetap terjaga.
Kegiatan tersebut tidak dilaksanakan secara parsial, melainkan melibatkan lintas institusi. Turut ambil bagian dalam patroli gabungan ini jajaran Sipropam Polres Trenggalek, Satpol PP Kabupaten Trenggalek, serta Provos Kodim 0806/Trenggalek. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga marwah institusi sekaligus menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Komandan Subdenpom V/1-7 Trenggalek, Letda Cpm Eko Djunaedi, turun langsung memimpin pasukan di lapangan. Kepada awak media, ia menegaskan bahwa patroli gabungan sengaja digelar untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif, terlebih di bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari.
“Di bulan Ramadan ini patroli digelar untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif, terutama tidak ada pelanggaran oleh aparatur negara, khususnya TNI-Polri,” ujar Letda Cpm Eko, Senin (23/2/2026) malam.
Ia menjelaskan, sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan menjadi fokus pemantauan petugas. Di antaranya kawasan alun-alun Trenggalek, terminal bus, area Pasar Pon Trenggalek, hingga sejumlah lokasi hiburan malam.
Titik-titik tersebut dipilih berdasarkan evaluasi situasi kamtibmas serta intensitas aktivitas masyarakat pada malam hari.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 20 personel diterjunkan dari masing-masing unsur penegak hukum internal. Rinciannya, enam anggota dari Subdenpom V/1-7, empat personel dari Polres Trenggalek, empat anggota Satpol PP, serta empat personel Provos Kodim 0806/Trenggalek.
Seluruh personel bergerak secara terkoordinasi untuk melakukan pemeriksaan, pemantauan, serta penegakan disiplin apabila ditemukan pelanggaran.
Patroli tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga preventif dan humanis. Di sela-sela kegiatan, petugas aktif berinteraksi dengan warga yang ditemui di lapangan. Edukasi turut diberikan agar masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum TNI maupun Polri.
Menurut Letda Cpm Eko, pendekatan komunikatif tersebut penting untuk membangun kepercayaan publik. Dengan keterlibatan masyarakat, pengawasan terhadap perilaku aparatur negara dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.
Melalui patroli terstruktur ini, diharapkan stabilitas keamanan di Kabupaten Trenggalek tetap terjaga secara berkelanjutan. Terlebih di bulan Ramadan, prioritas utama adalah memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa gangguan konflik sosial, baik vertikal maupun horizontal.
“Harapannya, tercipta situasi aman dan tertib secara berkelanjutan. Umat Muslim bisa melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman. Kami juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah,” pungkasnya.
Pewarta. Her.














