Nagari Kapalo Koto, Padang Pariaman – Figurnewes.com – Empat anak kecil di Nagari Kapalo Koto hidup dalam ketakutan. Rumah mereka, hampir runtuh, mengancam keselamatan mereka setiap saat. Bayangkan, mereka tidur di ruangan sempit yang juga berfungsi sebagai dapur dan tempat berjualan empek-empek. Dindingnya berlubang, atapnya bocor, lantainya rapuh dan berlubang-lubang. Angin dan hujan masuk dengan bebas. Hanya ada tikar tipis sebagai alas tidur, dengan satu kipas angin di ruangan sempit itu.
Orang tua mereka, Bapak Ali Lintai dan Ibu Susilawati, berjuang keras. Bapak Ali bekerja sebagai buruh harian dengan penghasilan tidak menentu. Ibu Susilawati berjualan empek-empek, tetapi penghasilan mereka sangat terbatas. Bantuan pemerintah seperti PKH dan PIP tidak cukup untuk memperbaiki rumah yang sangat berbahaya ini. Salah satu anak mengaku kesulitan belajar karena kondisi rumah yang tidak layak. Mereka selalu takut lantai yang rapuh akan patah. Rumah mereka cukup tinggi, hampir 4 meter, dan ada juga balita yang aktif bermain di sana. Bahkan seorang pembeli empek-empek pun turut khawatir.
Rumah reyot ini mencerminkan kesulitan hidup banyak orang di daerah ini. Memperbaiki rumah ini berarti menyelamatkan masa depan empat anak. Memberikan mereka kesempatan hidup yang layak dan lebih baik adalah tanggung jawab kita bersama. Mari bantu mereka!
Penulis: Vella Palala | Editor: Vella Palala







