Padang Pariaman – FigurNews.com – Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakeswan Padang Pariaman, Devianti, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap rabies dan segera melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan mereka. “Rabies tidak hanya ditularkan oleh anjing, tetapi juga oleh kucing dan kera. Ketiganya sama-sama berpotensi menyebarkan virus rabies kepada manusia,” tegasnya.
Ia menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai bahaya rabies, terutama dari hewan selain anjing. “Banyak yang belum menyadari bahwa kucing dan kera juga bisa menjadi pembawa rabies. Ini sangat berbahaya karena hewan-hewan tersebut sering berada di sekitar manusia dan anak-anak,” jelas Devianti.
Devianti menambahkan, masyarakat dapat membawa hewan peliharaan mereka untuk divaksin rabies langsung ke kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman. “Kami menyediakan layanan vaksinasi rabies dan siap membantu masyarakat dalam upaya pencegahan,” ujarnya.
“Jangan tunggu sampai terjadi gigitan. Vaksinasi adalah langkah pencegahan yang sangat penting.”
Ia juga menjelaskan ciri-ciri hewan yang terinfeksi rabies agar masyarakat bisa lebih waspada. “Gejalanya antara lain perubahan perilaku ekstrem, seperti agresif mendadak atau menjadi sangat jinak, air liur berlebihan, takut air, kejang, dan gangguan koordinasi. Jika melihat hewan dengan gejala ini, segera laporkan ke petugas,” paparnya.
Kasus rabies di Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan tren mengkhawatirkan. Pada tahun 2024, tercatat 594 kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) dengan dan satu korban jiwa. Hingga Mei 2025, terdapat 134 kasus GHPR namun tanpa korban meninggal berkat penanganan cepat dan pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR).
“Kami terus gencar melakukan sosialisasi dan edukasi, tapi partisipasi masyarakat sangat menentukan. Kami minta masyarakat lebih peduli dan aktif dalam mencegah rabies, terutama dengan memvaksinasi anjing, kucing, dan kera yang dipelihara,” tutup Devianti.
(Dhiya)







