Palembang,Figurnews.com,-
Pelayanan Angkutan Umum Bus Tranmusi Palembang Jaya hari ini mogok sementara lantaran selama tiga bulan terakhir belum dibayar oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Bus Tranmusi di bawah naungan PT TMPJ anak perusahaan PT SP2J
BACA JUGA : Belum Di Bayar Pemkot Palembang,Dua Rute Koridor Feeder LRT Musi Emas Stop Beroperasi Hari ini
Direktur PT TMPJ Antoni Rais membenarkan ada penghentian pelayanan publik transportasi di Palembang untuk sementara dikarenakan pembayaran yang dilakukan oleh kementerian masih dalam proses.
“Dana operasional talangan kita memang habis tapi saat ini masih dalam proses pembayaran,”katanya, Selasa (05/12/2023).
Namun, Kata Anton, Bus Tranmusi ini berhenti beroperasi hanya sementara sampai menunggu Anggaran dari kementerian turun. “Ini cuma sementara kalau Minggu ini turun langsung jalan kembali normal,”ucapnya
BACA JUGA : Tidak mau di PHP, Direktur PT TGM Tetap tidak akan Mengoperasikan Feeder Besok
Menurut Anton, Tiga bulan tunggakan dengan besaran tagihan sekitar Rp.6 Miliar. Ironisnya, Belumnya dilakukan pembayaran tersebut bukan hanya di Palembang saja tapi di seluruh wilayah Indonesia.
“Kemaren memang Kemenhub kekurangan anggaran, tapi bukan hanya kita Palembang saja tapi di 10 wilayah Indonesia,”jelasnya
Kendati demikian, Anton mengaku Ia sudah berkoordinasi dengan pemerintah kota maupun pemerintah pusat terkait berhentinya beroperasi Tranmusi hari ini. “Kemarin saya sudah laporkan ke Pak walikota, ke Dishub dan kementerian,”pungkasnya
Sampai Berita ini diterbitkan pihak Kementerian Perhubungan belum memberikan jawaban apapun.








