oleh

Dugaan Pungli Satpol PP Kuningan Timur: PKL Mengaku Diminta Setoran Mingguan hingga Rokok

JAKARTA, FigurNews.com — Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, mengaku kerap dimintai uang setoran mingguan dan bulanan oleh oknum anggota Satpol PP Kelurahan Kuningan Timur. Dugaan pungutan liar itu disebut berlangsung cukup lama dan melibatkan sejumlah petugas di lapangan.

Berdasarkan penelusuran media ini terhadap beberapa PKL yang biasa berjualan di kawasan tersebut, para pedagang mengaku tidak hanya diminta uang, tetapi juga rokok, makanan, dan minuman oleh oknum petugas.

Salah seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut nama Sugiyono, yang disebut sebagai wakil komandan di lingkungan Satpol PP Kelurahan Kuningan Timur. Ia diduga memerintahkan anggota untuk meminta setoran kepada pedagang.

“Kalau setoran telat atau kurang, biasanya sekitar pukul 11.00 sampai 13.00 WIB ada penertiban. Pedagang diusir dan barang dagangan diambil,” ujar sumber tersebut kepada media ini.

Sejumlah PKL juga mengaku pernah mentransfer uang ke rekening yang disebut milik oknum tertentu. Namun, mereka enggan memberikan keterangan lebih jauh karena khawatir berdampak pada aktivitas usaha mereka.

Media ini kemudian mencoba melakukan konfirmasi kepada seorang anggota Satpol PP Kelurahan Kuningan Timur bernama Nanda melalui pesan WhatsApp ke nomor 081310720xxx. Konfirmasi dilakukan terkait dugaan permintaan uang mingguan, bulanan, serta permintaan rokok dan makanan kepada para PKL di sekitar Rasuna Said.

Dalam pesan konfirmasi itu juga ditanyakan mengenai dugaan adanya aliran setoran kepada pimpinan di Kelurahan Kuningan Timur hingga tingkat Kecamatan Setiabudi.

Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi.

Nama Sugiyono juga disebut oleh sejumlah PKL sebagai pihak yang diduga menerima setoran dari para pedagang di wilayah Rasuna Said Kuningan. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak Satpol PP maupun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan terkait tuduhan tersebut.

Media ini masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, dan instansi terkait lainnya guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Tim