Padang (Sumbar), FigurNews.com — DPRD Kota Padang kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal jalannya pembangunan. Hal tersebut tercermin dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin (6/4/2026) di ruang sidang utama DPRD Kota Padang.
Rapat yang berlangsung khidmat ini mengusung dua agenda penting, yakni penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 serta penyampaian rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja ke depan.
Dipimpin Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, bersama Wakil Ketua Mastilizal Aye dan Osman Ayub, rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Dewan Hendrizal Azhar serta seluruh anggota DPRD Kota Padang.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Padang, mulai dari Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Plt Sekda Raju Minrofa Caniago hingga para kepala OPD, semakin memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam pandangan akhir fraksi, mayoritas menyatakan persetujuan terhadap LKPJ Tahun 2025. Persetujuan ini menjadi indikator positif atas kinerja Pemerintah Kota Padang sepanjang tahun anggaran tersebut, sekaligus mencerminkan kepercayaan DPRD terhadap arah kebijakan pembangunan yang telah dijalankan.
Meski demikian, DPRD tetap memberikan sejumlah catatan strategis sebagai bentuk fungsi pengawasan yang konstruktif. Fraksi Partai NasDem, misalnya, menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang lebih berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.
Selain itu, penguatan penganggaran berbasis kinerja, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi dan digitalisasi, serta pengembangan sektor unggulan seperti UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi poin penting yang disoroti.
Isu pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan mitigasi bencana, hingga penguatan pelayanan publik berbasis teknologi terintegrasi juga menjadi perhatian serius. Tak kalah penting, DPRD mendorong peningkatan pengawasan internal serta efektivitas pengendalian terhadap proyek-proyek strategis daerah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan DPRD, khususnya Panitia Khusus (Pansus) LKPJ yang telah melakukan pembahasan secara komprehensif.
“Masukan dan tanggapan yang diberikan DPRD akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja pemerintah daerah,” ujarnya.
Fadly Amran juga menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar laporan tahunan, melainkan instrumen penting dalam mengukur capaian kinerja sekaligus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan.
Dengan disetujuinya LKPJ Tahun 2025, Pemerintah Kota Padang semakin optimistis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Rekomendasi DPRD pun akan menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan pembangunan Kota Padang yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.
Sinergi yang terbangun antara DPRD dan Pemerintah Kota Padang diharapkan terus terjaga, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Adv)








