oleh

Warga Akui Lahan Milik TNI AU, Sosialisasi Sertifikasi Aset Negara di Tanjung Batu Berjalan Humanis

Ogan Ilir, Figurnews.com, – Proses sertifikasi aset negara milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) di wilayah Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, kembali mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sosialisasi yang digelar oleh Tim Aset Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) bersama instansi terkait, Selasa (8/7/2025), berjalan lancar dan penuh suasana kekeluargaan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Tanjung Pinang 2 dan 1 ini merupakan sosialisasi tahap kedua. Dalam kegiatan tersebut, warga kembali menyatakan tidak memiliki sanggahan dan mengakui bahwa lahan dimaksud memang merupakan bekas bengkel pesawat tentara Jepang, yang kini berada di bawah penguasaan TNI AU.

“Dulu kami sering mendengar cerita dari orang tua kami, bahwa di lokasi tersebut adalah markas Jepang. Waktu itu, masyarakat bahkan tidak bisa melintas tanpa izin,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Tanjung Pinang 1 dalam dialog bersama tim sosialisasi.

Ia menambahkan, “Sekarang lahan tersebut kami tahu sudah dikelola oleh AURI dan kami tidak mempermasalahkannya karena memang itu aset negara.”tambahnya

Tim Aset Lanud SMH hadir bersama pihak Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ogan Ilir, aparat TNI-Polri setempat, serta perwakilan Kecamatan Tanjung Batu. Mereka secara persuasif menjelaskan maksud dan tujuan sertifikasi yang dilakukan sebagai bentuk penataan dan perlindungan aset negara.

Komandan Lanud SMH melalui perwakilan Tim Aset menyampaikan bahwa proses ini dilakukan dengan pendekatan humanis demi menjaga keharmonisan antara instansi negara dan masyarakat sekitar.

“Tujuan kami bukan hanya menertibkan aset negara, tapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, sehingga tidak ada miskomunikasi atau kesalahpahaman di lapangan,” ujar salah satu anggota tim sertifikasi.

Selain berdialog, tim juga melakukan pemasangan plang informasi yang berisi himbauan bahwa lahan tersebut sedang dalam proses sertifikasi oleh TNI AU.

Dengan tidak adanya keberatan dari masyarakat, lanjutnya,proses sertifikasi ini diharapkan dapat berjalan lancar hingga ke tahap final. “Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya TNI AU dalam menata aset-aset negara secara legal dan administratif.”harapnya