PALEMBANG, Figurnews,– Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, M.M.S., memimpin langsung briefing penerbangan dalam rangka Operasi Udara Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Sumatera Selatan Tahun 2026, yang digelar di Ruang Rapat Dinas Operasi (Diseops) Lanud SMH, Senin (22/6/2026).
Dalam kapasitasnya sebagai Komandan Sub Satuan Tugas Operasi Udara (Dansubsatgasops Udara), Kolonel Asep memberikan arahan kepada seluruh kru pesawat, operator, serta personel yang akan terlibat dalam pelaksanaan operasi udara penanggulangan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.
Briefing tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat, baik dari sisi personel, prosedur operasi, maupun dukungan teknis penerbangan. Kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi dan langkah dalam pelaksanaan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui jalur udara, sehingga setiap tugas dapat dilaksanakan secara efektif, cepat, dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Danlanud SMH menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus menjadi prioritas utama mengingat ancaman Karhutla yang berpotensi meningkat pada musim kemarau. Menurutnya, koordinasi yang solid antarpersonel dan instansi pendukung menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan operasi.
“Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Laksanakan setiap tahapan operasi dengan penuh profesionalisme serta selalu mengedepankan faktor keselamatan,” tegas Kolonel Asep.
Lebih lanjut, Danlanud SMH mengingatkan seluruh kru penerbangan dan personel pendukung agar senantiasa mematuhi prosedur keselamatan terbang dan kerja selama operasi berlangsung. Ia menilai aspek keselamatan merupakan kunci utama dalam setiap pelaksanaan misi udara, terlebih dalam operasi yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti penanggulangan Karhutla.
Selain sebagai sarana pengecekan kesiapan, briefing tersebut juga menjadi forum evaluasi awal guna mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu mendapat perhatian selama pelaksanaan operasi. Dengan perencanaan yang matang dan koordinasi yang terintegrasi, diharapkan upaya penanganan Karhutla di Sumatera Selatan dapat berjalan optimal.
Kehadiran Danlanud SMH secara langsung dalam briefing tersebut menunjukkan komitmen kuat TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Sri Mulyono Herlambang, dalam mendukung upaya pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengantisipasi serta menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Lanud SMH, kru penerbangan, operator teknis, serta perwakilan instansi terkait yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Udara Siaga Karhutla Sumsel 2026. Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, Lanud SMH siap menjadi garda terdepan dalam mendukung operasi udara penanggulangan Karhutla demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Sumatera Selatan.








