Blitar Jatim. FigurNews.com.
Bhabinkamtibmas Desa Tambakrejo, Aipda Johan TE, bersama Kepala Desa, Perangkat dan Masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti dan pemantauan rumah rumah warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Wonotirto Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Bencana angin puting beliung yang terjadi pada Jumat (28/3) sekitar pukul 15.30 WIB, tepatnya di sekitar pelabuhan Desa Tambakrejo, mengakibatkan kerusakan signifikan pada sejumlah rumah warga.
Angin kencang tersebut menerbangkan atap asbes rumah, meski tidak ada rumah yang roboh atau korban jiwa, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar.
Berikut rincian kerugian akibat bencana angin puting beliung yang tercatat :
- Rumah Bapak Yanto, Dusun Krajan RT 03/02, Desa Tambakrejo: 40 lembar atap asbes terbang, dengan kerugian mencapai Rp 4 juta.
- Rumah Bapak Guntur, Dusun Krajan RT 03/02, Desa Tambakrejo: 15 lembar atap asbes terbang, kerugian mencapai Rp 2 juta.
- Pelabuhan PIPP: Kanopi terbang, kaca gedung pecah, atap asbes di kantor Poskamladu rusak sebanyak 4 lembar, serta dinding asbes rusak 3 lembar. Total kerugian mencapai Rp 15 juta.
Setelah kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar desa segera melakukan penanggulangan bencana dengan memberikan bantuan tenaga darurat kepada korban. Mereka juga bergotong royong untuk memperbaiki atap rumah yang rusak.
Forkopimcam Wonotirto turut serta melaksanakan pendataan korban untuk memetakan lokasi evakuasi dan mengaktifkan sistem ketanggapdaruratan bencana di masing masing desa.
Kapolsek Wonotirto, AKP. Supriyadi, S.H., mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama dengan meningkatnya curah hujan tinggi disertai angin kencang. Warga diminta untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga, khususnya yang tinggal di sekitar pelabuhan yang berbatasan langsung dengan laut selatan.
“Penting bagi kita semua untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem yang sering terjadi di wilayah kita,” ujar Kapolsek Wonotirto. pada Sabtu (29/3/2O25)
“Kami juga berharap masyarakat dapat segera melapor jika ada kerusakan atau ancaman yang membahayakan keselamatan. Kerja sama yang terjalin antara Polsek Wonotirto, perangkat desa, dan warga setempat menunjukkan solidaritas yang tinggi dalam menghadapi bencana.
Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan optimal, serta masyarakat tetap aman dan terlindungi,” pungkas AKP. Supriyadi
Pewarna. Andy.








