Jakarta,Figurnews.com,-
Sejak resmi beroperasinya Kereta Cepat Whoosh yang menghubungkan Jakarta dan Bandung dinilai salah satu berdampak ke pertumbuhan ekonomi ke dua wilayah tersebut.
Pasalnya, kedua wilayah yang terhubung seperti kota bandung yang sangat menonjol dengan tempat wisatanya sedangkan Jakarta merupakan Ibukota Negara Republik Indonesia dimana titik tersebut merupakan pusat Bisnis.
Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti mengatakan bahwa Kereta cepat Whoosh merupakan alat transportasi menghubungkan antara Jakarta dan Bandung. Sebelum adanya Whoosh masyarakat dari Jakarta yang menggunakan kendaraan pribadi memerlukan waktu hingga 3 jam kini dengan kehadiran Whoosh cukup 40 menit saja.
BACA JUGA : Deputi Kepala Perwakilan BI Sumsel Mengingatkan Untuk Waspada Komoditas Penyumbang Inflasi
“Jika menggunakan kendaraan pribadi bisa mencapai 3 jam dengan menggunakan kereta Whoosh bisa ditembus 40 menit saja dimana kecepatannya maksimalnya mencapai 350/jam,”katanya saat disampaikannya saat Tim Kehumasan KPwBI Sumsel berkunjung ke Kota Bandung dengan menggunakan angkutan transportasi Kereta Cepat Rabu (21/02/2024).
Menurutnya, Penumpang Whoosh jika dikalkulasikan sejak Oktober tahun lalu hingga Februari 2024 mencapai 1,7 juta penumpang.
“Saat ini Whoosh sangat diminati oleh masyarakat dimana penumpangnya sejak di operasikan secara Komersial pada bulan Oktober lalu sudah mencapai 1,7 juta penumpang hingga bulan Februari ini,”ucapnya
BACA JUGA : Inflasi di Lubuk Linggau Mencapai 2,95 Persen, di Dorong Kelompok Komoditas Bawang dan Cabai
Dia mengungkapkan bahwa okupasi dari Whoosh setiap harinya mencapai rata-rata 70 persen, namun ketika Weekend maka okupansinya akan meningkat mencapai 90 persen.
“Untuk penumpangnya itu rata-rata sebanyak 14 ribu dihari kerja dan diakhiri pekan mencapai 19 ribu dan ini sangat membantu masyarakat yang akan beraktivitas antara Jakarta dan Bandung untuk kepentingan bisnis, wisata pulang kampung jadi memang sangat baik dan sangat diminati oleh masyarakat,”ungkapnya
Menurutnya,Berdasarkan survey yang dilakukan penumpang Whoosh itu sekitar 55 persen untuk kepentingan wisata atau berlibur 20 persen untuk kepentingan bisnis.
BACA JUGA : Secara Tahunan Terjadi Inflasi di Sumsel Tembus 3,17 Persen Lampaui Nasional
“Jadi Whoosh ini memang sudah menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin berwisata baik di bandung yang banyak tempat wisatanya atau pun ke Jakarta untuk kepentingan bisnis,”Imbuhnya
Dia mengaku bahwa PT Kereta Api Cepat Indonesia-China (ACIC) sudah bekerjasama dengan belasan tempat Destinasi Wisata untuk mendapatkan diskon
“Kita sudah memiliki kerjasama dengan 12 destinasi wisata yang mendapatkan gratis dengan menunjukkan tiket Whoosh dan mendapatkan diskon dan Restoran khusus untuk yang menginap jadi memang kita saling berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dan terus meningkatkan okupansius,”jelasnya.
BACA JUGA : Disaksikan Stakeholder Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Luncurkan LPI 2023
Untuk mendongkraknya, Maka Kereta Cepat Whoosh Terintegrasi dengan kendaraan umum lainnya sehingga masyarakat menuju tempat wisata dengan sangat mudah.
“Untuk koneksi tempat wisata jadi untuk di Halim sendiri kita sudah terintegrasi dengan bus Transjakarta, LRT Jabotabek, Damri Sukarno Hatta taksi Blue bird dan Taksi online. Kemudian di Padalarang disediakan Feeder menuju stasiun Cimahi dan Bandung, Trans Metro Pasundan menuju alun-alun, Bandung setel gratis menuju kota baru Parahyangan dan banyak destinasi wisata. Terakhir kita mengintegrasikan antara moda dengan Damri menuju pusat kota Bandung sampai ke Alun-alun Bandung juga dan satu lagi Bus ke wilayah Sumarecon Bandung jadi banyak konektivitasnya baik antar moda transportasi maupun tempat Penginapan dan tempat Wisata,”pungkasnya








