Breaking News

GURU HARUS DIGUGU DAN DITIRU

 


Figurnews.com- Setelah santap nasi rawon Jawa Timuran dan ditutup dg pesta kenDURIAN, keluarga Lemka di Jabodetabek rame² ngaji kitab  نصائح الخطاطين  (Nasihat untuk Para Khattat), membahas tema  الأستاذية  (Lembaga Guru) dan الصلة بين الأستاذوالتلميذ  (Hubungan Antara Guru dan Murid), bertempat di (dan atas undangan) rumah angin Studio Ilham Anis, Ciputat, Tangerang Selatan. 

     Disimpulkan oleh kitab itu, bahwa "belajar khat harus dengan guru". Karena berperan menentukan terangkatnya karir sang murid, maka "guru harus dicari" sampai ada talaqqi atau مشافهة ilmu lewat mulutnya. Hubungan guru-murid pun harus terjaga dengan baik, handap asor atau penuh sopan-santun, dan harus berupa hubungan spiritual (صلة روحية), bukan "hubungan serba benda". Ibarat hubungan bapak dengan anaknya, begitu. Guru harus digugu dan ditiru. Sebagaimana murid tidak boleh merasa "bosan" diajar, guru juga tidak boleh merasa "capek" mengajar. Tapi "mantan" murid tidak boleh GR dengan menganggap bodoh atau merendahkan "mantan" gurunya. Sebab, perilaku murid "sayyi'ul khuluq" seperti itu bisa mengundang "kuwalat" atau menyebabkan ilmunya tidak bermanfaat dan berkah.

Oleh: Didin Sirojuddin AR

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre