Bayangkan! Pasien patah kaki, yang lagi cuci darah, bahkan ibu-ibu bawa anak kecil dipaksa keluar dari Rumah Singgah SD I-II Teladan Panti Pasaman. Belasan preman misterius datang ganas, ribut-ribut, dan kosongkan rumah itu paksa!
Rumah singgah di Yayasan Doktor Haji Abdullah Ahmad PGAI Padang ini khusus buat warga Pasaman Barat & Pasaman Timur yang berobat ke Padang. Sudah dikontrak 2 tahun dari 3 tahun, tapi tiba-tiba diserbu Sabtu sore (3/1) dan Minggu siang (4/1)
Pengurus Ikhwan cerita ke wartawan “Mereka dari ‘perkumpulan FB’, nuntut surat kontrak! Hari pertama cuma ribut, tapi Minggu siangnya brutal. Pasien tak bisa jalan disuruh angkat kaki. Ada yang jatuh, hampir pingsan karena ketakutan! 🥺”Total 15 pasien + 15 keluarga = 30 jiwa terdampak. Polisi datang cuma 1 orang, nol penyelesaian! “Kami khawatir mereka balik lagi,” keluh Ikhwan. Kontraktor juga bela: “Ini hak kami!”Saksi Yantimah nangis: “Dipaksa kemasi barang sebelum maghrib. Terserah mau nginep di mana! Akhirnya jalan kaki pindah rumah singgah lain, anak-anak ikut capek & takut. Kejam banget! ðŸ˜








