Foto: Ketua Panitia Kegiatan Pelatihan Tari Penyambutan dan Persembahan, Fildelmat saat mengobrol dengan Nara Sumber ISI Padang Panjang, Kepala Disparpora dan Kabid Ekraf. Jumat, (17/10/2025).
MENTAWAI. FN- Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai, Fildelmat menyebutkan, kegiatan pelatihan tari penyambutan dan persembahan ini sempat tertunda.
Kegiatan tersebut direncanakan digelar pada bulan Agustus 2025 lalu akibat bentroknya jadwal sejumlah nara sumber Akademisi Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Selanjutnya, ia menjadwalkan kembali pada bulan September 2025.
“Namun kesiapan dari Dinas juga belum, seperti kesiapan administrasi dan kesiapan lainnya belum juga, sehingga tertunda lagi, rencananya di bulan ini tangga 5 oktober, karena jadwalnya bentrok lagi,” ujar Ketua Panitia kegiatan itu usai penutupan acara di hotel Turonia, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara. Sabtu, (18/10/2025).
Ia menyampaikan wujud syukur atas suksesnya acara tersebut. “Puji Tuhan, mulai dari 16 sampai 18 Oktober 2025 ini sudah terlaksana dan acara berjalan dengan sukses hingga selesai, semua berjalan dengan baik,” tambahnya.
Suksesnya kegiatan ini disebut tidak lepas dari berbagai kendala. Berawal dari perencanaan pada bulan Agustus 2025 lalu terkait izin rencana anggaran rekaman musik tari. Untuk anggaran rekaman musik disebutkan dapat menelan Rp10 juta hingga Rp15 juta. “Makanya ditiadakan rekaman musik itu,” imbuhnya.
Ia berharap kegiatan pelatihan tari tersebut berlanjut setiap tahunnya, supaya sanggar tari di kepulauan Mentawai dapat mendalami dan membedakan berbagai macam tarian. Selanjutnya, kedepan peserta ini dapat menjadi mentor terhadap kelompok masyarakat seperti di setiap sekolah.








