oleh

Sumsel Jadi Pionir Kedua Nasional, Satukan Gubernur, Bupati/Wali Kota, dan BPS dalam Kesepakatan Data Terpadu

Palembang,Figurnews.com Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencatat langkah penting dalam penguatan pembangunan berbasis data. Pada Jumat (12/9/2025), Gubernur H. Herman Deru bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menandatangani nota kesepakatan penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data statistik. Penandatanganan ini disaksikan oleh seluruh bupati dan wali kota se-Sumsel serta BPS kabupaten/kota.

Dengan inisiatif tersebut, Sumsel resmi menjadi provinsi kedua di Indonesia setelah Riau yang berhasil melibatkan seluruh kepala daerah dalam komitmen bersama membangun tata kelola data.

“Setiap kebijakan harus lahir dari data yang valid, bukan lagi asumsi. Kesepakatan ini wujud konsistensi kita membangun Sumsel berbasis data akurat,” tegas Gubernur Herman Deru.

Kesepakatan ini akan menjadi dasar terbentuknya Data Terpadu Statistik dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sebuah dashboard yang mengintegrasikan berbagai data sektoral yang sebelumnya tersebar di berbagai lembaga. Mulai dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, data kemiskinan ekstrem Bappenas, hingga data sektoral pemerintah daerah akan dipusatkan dalam satu sistem.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar, menilai langkah Sumsel ini sebagai terobosan yang patut diapresiasi. Menurutnya, keberadaan DTSEN sangat strategis untuk mendukung penanganan isu-isu krusial, mulai dari pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, hingga penguatan ekonomi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,42 persen dan kontribusinya besar terhadap PDRB Sumatera. Namun, pemerataan tetap menjadi tantangan. Data terpadu akan memastikan kebijakan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan kepala daerah terhadap agenda pemutakhiran data, termasuk sensus ekonomi mendatang.

Kepala Diskominfo Sumsel, Rika Efianti, menambahkan bahwa sinergi pemerintah daerah dan BPS melalui DTSEN akan memberi manfaat langsung, baik untuk perencanaan maupun evaluasi pembangunan.

Acara di Griya Agung ini turut dihadiri Kepala BI Sumsel, Bambang Pramono, serta Kepala BPS Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto. Seluruh bupati dan wali kota yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap program DTSEN.

Melalui kesepakatan ini, Sumsel menegaskan diri sebagai salah satu provinsi pelopor dalam mewujudkan pemerintahan modern yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.