Palembang,Figurnews.com- Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Perhubungan Kota Palembang melakukan launching Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) dijalan Pom lX pada hari Rabu 28 Mei 2025.
Walikota Palembang melalui Asisten ll Isnaini Madani mengatakan bahwa Launching KTL di jalan Pom lX sebagai bentuk upaya pemerintah kota Palembang agar taat lalulintas dan dijalan Pom 9 merupakan contoh kawan tertib lalulintas.
“Alhamdulillah hari ini kita launching KTL kawasan tertib lalu lintas jalan pom lX kota Palembang ini salah satunya program Pak Walikota Ratu Dewa program gercep,”Katanya
BACA JUGA : Tolak Sitem Satu Arah Jalan Karantina, Warga Minta Buka Portal di Jalan Mitra Damai Terpasang Permanen
“Launching KTL ini merupakan contoh bukan berarti daerah lainnya tidak tertib tapi ini merupakan contoh maka dari itu tadi sudah kita sampaikan baik itu ke Dishub maupun ke Kasat Lantas agar kawasan ini benar-benar dijaga agar setiap harinya menjadi kawasan yang tertib agar dapat dicontoh oleh masyarakat lainnya,”katanya lagi
Menurutnya, Kota Palembang kota metropolis dengan julmypenduduk mencapai 1,8 juta jiwa sehingga angka pelanggaran Lalulintas dan angka kecelakaan tinggi.
“Dengan penduduk 1,8 juta jiwa, Karena ini kota metropolis penduduk yang memiliki kendaraan itu sangat banyak sekitar 1,6 juta hampir sama dengan jumlah penduduk, jadi kalau dikurangi balita sekitar 1 orang itu satu kendaraan dan tidak diimbangi dengan penambahan luas jalan artinya resiko terjadinya laka sangat tinggi ini merupakan salah satu inovasi dari Walikota Palembang Ratu Dewa tapi perlu dukungan dari Polrestabes denpom,”ucapnya
BACA JUGA : Masyarakat Adukan ke Wawako Kendaraan Besar Penyebab Macet, Prima Salam Minta Dishub Langsung Aktion
Ditempat yang sama Kepala Dinas Perhubungan kota Palembang Agus Supriyanto mengungkapkan bahwa KTL akan dipantau bersama melalui pos terpadu yang terdiri dari Anggota Dishub, TNI dan Polri sendiri dan juga Satpol-PP.
“Antispasi pelanggaran jadi kita ada tempat pengawasan terpadu bersama ada pos terpadunya jadi secara rutin nanti ada kegiatan semacam mobile. Sementara nanti masalah PKL ada Satpol-PP, parkir ada Dishub,”ujarnya
Dinas perhubungan kota Palembang akan mensiagakan Anggota terutama pada jam sibuk dan rambu-rambu lalulintas juga sudah dipasang sebagai bentuk informasi ke masyarakat.
BACA JUGA : Penertiban Parkir di Jalan Merdeka, Dishub Palembang Kekurangan Armada Derek
“Kita akan men standbykan anggota selama 24 jam di dalam pos yang sudah disiapkan terkait sering beberapa ada pelanggaran sudah kita pasang Rabu dan sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit akan kita fokuskan lagi mungkin nanti kita akan rapat bersama dengan Pak Kasat Lantas agar kawasan ini menjadi kawasan percontohan.”jelasnya
Sementara Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan Sukma Radipta mengatakan menyambut baik terkait launching KTL ini, terkait pelanggaran di kota Palembang memang cukup masif pelanggaran.
“Untuk itu Kami menghimbau pada seluruh masyarakat di kawasan ini agar tertib bagi pelanggar diawal mungkin akan kita lakukan tindakan preventif,”jelasnya
BACA JUGA : Urgent,Komisi lll DPRD Palembang Rekomendasikan Penambahan Armada Mobil Derek di Percepat
Akan tetapi , kedepannya tentu akan di lakukan tindakan tegas seperti tilang agar tidak terulang lagi.
“Kami himbau dulu selama beberapa bulan tapi nanti jika masih banyak yang melanggar maka akan dilakukan tindakan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Jika sudah sering terjadi pelanggaran maka nanti akan kita berikan sanksi tegas berupa tilang agar ada efek jera bagi masyarakat yang melanggar.”tegasnya
Launching KTL ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Hari Apriansyah, Direktur RS Siloam dr. Anton Suwindro, M.Kes dan Kabid Wasdalop AK Julyanzah.














