oleh

Data BPS,Terdapat Sekolah Kurang Memadai, SD di Sumsel 53,88 Persen Rusak

Palembang,Figurnews.com

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel terdapat masih banyak sekolah -sekolah yang kurang memadai Terkhusus untuk Sekolah Dasar (SD) terdapat 53,88 persen rusak ringan dan rusak berat 9,94 Persen.

Sementara untuk sekolah menengah atas (SMA) terdapat 2,8 persen rusak berat dan rusak Ringan 42,16 persen, untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terdapat 29,51 Persen Rusak ringan dan 4,21 persen rusak berat sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdapat 50,32 persen rusak ringan dan 5,81 persen rusak berat.

BACA JUGA : Hingga September 2024, BPS Mencatat Angka Kemiskinan di Sumsel Sebesar 945,84 Ribu

Hal tersebut disampaikan langsung oleh kepala BPS Moh Wahyu Yulianto saat kunjungan Kerja Anggota DPRD RI di griya Agung Palembang pada Kamis 30 Januari 2025.

Bukan hanya itu saja, angka Kemiskinan di Sumsel juga masih tergolong tinggi pada Maret 2024 sebesar 984.24 atau 10,97 persen meski dibandingkan dengan tahun sebelumnya menurun yakni angka kemiskinan sebesar 11,78 persen atau 1.045,68 penduduk miskin.

BACA JUGA : Pj Gubernur Elen Setiadi Apresiasi Di Akhir Tahun 2024 Inflasi Provinsi Sumsel Tetap Terjaga

Oleh karena itu, berdampak juga angka anak putus sekolah mencapai 11,02 Persen akan tetapi angka tersebut cenderung menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 17,75 persen.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati mengaku Data dari BPS sangat penting makanya diperlukan data yang valid guna untuk menentukan kebijakan.

“Data BPS yang dikeluarkan menjadi acuan untuk mengambil kebijakan oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan juga DPRD, DPR RI,”katanya saat diwawancarai usai kegiatan

Dia menuturkan bahwa, Karena dari Data yang akurat seperti masih banyaknya sekolah yang kurang memadai dan anak-anak yang putus sekolah sehingga anggaran dari pusat bisa tepat sasaran.

“Data tersebut yang akan menjadi pondasi dalam menyusun kebijakan, yang ada bagaimana anggaran pusat bisa ditambahkan untuk di Sumatera Selatan ada beberapa wilayah menurut data BPS itu angka putus sekolahnya tinggi mencapai 8 persen lebih “tandasnya