Palembang,Figurnews.com,-
Anggota DPRD Provinsi Sumsel Masagus Saiful Padli atau di kenal dengan MSP mengaku setuju jika wacana kenaikan tarif parkir di kota Palembang. Namun, Ia meminta agar Dishub kota Palembang bisa menjamin untuk menertibkan parkir liar.
Hal tersebut disampaikannya saat Reses tahap ll Anggota DPRD Provinsi Sumsel di kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang, Senin 04/09/2023).
Dalam Reses tersebut hadir juga, Chairul S Madtiah dari Fraksi Demokrat, Prima Salam dari Fraksi Gerindra, Yudha Renaldi dari Fraksi PDIP dan Kartak dari Fraksi PKB.
“Wacana dari mereka (Dishub red) terkait kenaikan tarif parkir dari 1000 untuk motor dan 3000 untuk mobil. Tapi kalau mereka bisa menjamin tidak ada parkir liar saya kira sah-sah saja untuk dinaikan,”katanya saat diwawancarai usai reses.
Baca juga : Fenomena EL Nino Berpengaruh Terhadap Produksi Padi, Sumsel di Untungkan Miliki Lahan Lebak
Sayangnya, lanjut MSP, Dishub Kota Palembang belum bisa menertibkan parkir liar, seperti halnya dibeberapa titik parkir yang tarifnya tidak ada dibawah angka 5rb rupiah.
“Tapi pada kenyataannya dibeberapa titik seperti BKB, dan dekat kantor walikota itu tidak ada parkir di bawah 5rb. Nah ini harus menjadi PR dari Dishub kota Palembang memberikan kenyamanan kepada pemakai kendaraan,”tegasnya
Dalam Reses tersebut, Anggota DPRD Sumsel juga mengharapkan agar Jukir diberikan payung hukum yang jelas. Ketika terbentur masalah mereka dijamin keselamatannya oleh Dinas Perhubungan Kota Palembang.
“Parkir ternyata menjadi primadona pendapatan Dishub kota Palembang ini ke depan pemerintah ini harus mengakomodasi perlindungan hukum untuk para juru parkir ini, mereka diberikan advokasi lalu kaitannya dengan tanda pengenal lapangan secara profesional,”ulasnya
Baca juga : 5 Koridor Feeder Mogok Jalan, 3 Bulan Belum di Bayar Balai LRT dan Belum Perpanjangan Kontrak
Selain itu, MSP juga menghimbau agar petugas Dishub yang diterjunkan untuk memantau ratusan titik parkir agar ditambah jumlahnya karena dengan banyaknya titik parkir dengan jumlah petugas tidak seimbang.
“Menertibkan parkir di kota Palembang jumlah petugas yang harus disebar di hampir 800 titik parkir tapi dengan menyebar 50 orang saya rasa tidak cukup,”jelasnya
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang melalui Sekertaris Dinas Agus Supriyanto mengapresiasi setinggi-tingginya atas masukannya dari Anggota DPRD Provinsi Sumsel.
“Jadi kami ucapkan terimakasih atas masukannya dari pak Dewan,”pungkasnya








