oleh

Tak Berdaya Fitnahan ! Nyiak Bahar Mundurkan Diri dari PAN Loncat ke Ummat

PASAMAN  BARAT, Politisi senior Pasaman Barat (Pasbar) yang telah berhasil membesarkan Partai Amanat Nasional (PAN) Pasaman Barat (Pasbar) Drs. H. Baharuddin R, MM, saat ini membuka sejarah baru dengan berlabuhnya di Partai Umat Pasaman Barat.

Perpindahan partai politik senior tersebut menjadi tanda tanya bagi masyarakat Pasaman Barat dan ribuan loyalisnya.

Drs.H.Baharuddin, R, MM Senin (14/8) malam dalam konferensi persnya mengatakan saya pindah dari PAN bukan diberhentikan atau di PAW, tetapi karena Saya mengundurkan diri,”katanya

“Saya mengundurkan diri, saya sudah tidak nyaman di PAN, Saya difitnah oleh pimpinan partai saya, makanya saya mengundurkan diri. Saya tidak merasa senang difitnah, dan saya tidak merasa tenang lagi di partai tersebut,” tegas Baharuddin.

Namun saat ditanya siapa yang memfitnah dirinya, tidak mau menyebutkan nama langsung.

“Tidak etis menyebut nama seseorang, tetapi silahkan saja masyarakat yang menilainya. Kan masyarakat tau siapa ketua saya di partai PAN Pasbar” kata mantan Bupati Pasaman dan Pasbar yang akrab disapa Nyiak Bahar.

“Mohon maaf niniak mundur dari PAN bukan siasat politik. Tapi karena ketua partai memfitnah, dengan menyampaikan ke DPP bahwa niniak yang melaporkan dan membesarkan kasus Tanah TKD ke kejaksaan. Apakah masuk akal ?. Karena saya hanya tahu kasusnya ini dari media” ungkap Bahar menerangkan kronologis fitnahan tersebut.

Kemudian dia membawa surat panggilan Jaksa ke DPP dan menyampaikan dia dipanggil jaksa ini karena saya yang membesarkannya. Kepada saya dia WA kan surat panggilan itu sewaktu dia ke DPP.

“Aneh manusia ini. Dia me WA kan surat panggilan itu dari DPP dan sekaligus menyampaikan kepada saya bahwa DPP memutuskan memisahkan Hamsuardi dengan Bahar, hal ini dia WA kan ke saya. Karena saya tahu prosedur partai, maka saya cek ke Dewan Pengurus Wilayah (DPW PAN) Bapak Datuak Lelo” sebutnya

“Lantas DPW heran ada apa kok DPP memisahkan Pak Bahar dengan Hamsuardi, kata Ketua DPW.” terangnya lagi.

“Tidak Benar itu kata Ketua DPW, yang lantas saya tanya, apakah tidak perlu ada tabayun antara DPP dan saya ?.

“Dijawab Ketua DPW, tabayun itu harus, dan tidak semudah itu memutuskannya menurut beliau, dan katanya “saya ini santun dalam berpartai Pak Bahar, dan tidak semudah itu mengeluarkan pak Bahar dari Partai. Nah itulah komunikasi saya dengan DPW. Dalam hari yang sama, Dedi ihram buru-buru mendatangi saya, menyatakan bahwa Ketua DPW menelpon dia dan memerintahkannya supaya pencalonan Pak Bahar harus diteruskan, dan surat pengunduran diri Pak Bahar tidak diterima. Sementara surat pengunduran diri saya sudah saya tanda tangani dan saya tidak mau mencabut kembali” tegasnya.

“Nah demikian kejadian yang sesungguhnya yang terjadi dalam hal pengunduran diri saya dari PAN. Jadi tidak ada yang lain, dan tidak ada rekayasa atau unsur-unsur politik diluar itu”ungkapnya

“Hal ini saya sampaikan dengan sungguh-sungguh agar tidak menjadi fitnah, karena saya sadar dan mengerti bahwa akan ada tafsiran tafsiran atau dengan sengaja membuat masalah ini dihubungkan dengan kepentingan politik disaat memang saya yakin ini dapat dijadikan komoditi politik”.

“Untuk ini saya mohon maaf saya menyampaikan dengan kata-kata yang mungkin terlalu rinci, namun tujuannya itu supaya hal ini tidak jadi fitnah, seperti Ketua partai PAN memfitnah saya”.ungkapnya.

Ditanya terkait persoalan PAW, ia menyampaikan saya masih anggota DPRD yang syah. Sampai hari ini belum ada proses PAW. terkait ada nanti ada proses PAW saya ikhlas dan tidak akan mempersoalkan persoalan tersebut. Saya mudur bukan diberhentikan, tegasnya

Terpisah Ketua DPC Partai Umat Pasbar Gusrizal belum lama ini menyambut bahagia atas bergabungnya Drs. H. Baharuddin R, MM., ke Partai Umat Pasbar.

“Hari ini merupakan hari bahagia kami dari Partai Umat atas bergabungnya sesepuh kita Pak Baharuddin, Kami dari Partai Umat berharap dengan bergabungnya beliau bisa membawa warna baru di Partai Umat Pasaman Barat ini,” ujar Om Chaniago .

Sementara itu, pihak DPD PAN Pasaman Barat dan Bupati Pasaman Barat belum ada pernyataan resmi perihal pemberitaan tersebut dan akan diberitakan kembali jika sudah diperoleh keterangan resmi dari partai terkait.