oleh

Melanjutkan Rehab RTLH, Satgas TMMD Bersama Warga Plester Dinding Rumah Bapak Pujiyono

Kabupaten Semarang, FigurNews.com – Semangat kebersamaan antara anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga dan masyarakat terus terlihat dalam pelaksanaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Pujiyono (39), warga RT 07/RW 02, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Memasuki tahapan pengerjaan plester dinding, personel TNI bersama warga bergotong royong menyelesaikan setiap bagian rumah. Senin (27/7/2026), mereka bahu-membahu mengaduk material, mengangkut adonan semen, hingga meratakan plester pada dinding rumah.

Kekompakan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di tengah aktivitas pembangunan, tidak terlihat sekat antara prajurit dan masyarakat. Semua bekerja bersama dengan satu tujuan, yakni mempercepat penyelesaian rumah agar dapat segera ditempati dalam kondisi yang lebih layak.

Program TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan fisik di wilayah pedesaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Gotong royong yang terjalin menunjukkan bahwa pembangunan akan terasa lebih ringan ketika dikerjakan secara bersama-sama.

Melalui rehabilitasi RTLH ini, rumah Bapak Pujiyono diharapkan nantinya menjadi hunian yang lebih kokoh, sehat, aman, dan nyaman bagi keluarga. Hunian yang layak bukan hanya memberikan perlindungan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bapak Pujiyono dan keluarga pun menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima melalui program TMMD Reguler ke-129. Mereka mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0714/Salatiga, serta Pemerintah Kabupaten Semarang yang telah memberikan perhatian dan dukungan sehingga impian memiliki rumah yang lebih layak semakin dekat terwujud.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI dan Pemerintah Kabupaten Semarang atas bantuan dan kepeduliannya kepada keluarga kami. Semoga seluruh personel Satgas TMMD selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Bapak Pujiyono dengan penuh rasa syukur.

Bagi keluarga Pujiyono, setiap dinding yang diplester bukan sekadar bagian dari proses pembangunan. Di baliknya tersimpan harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih baik, sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

#. (Pendim 0714/Salatiga)