oleh

Hendrian, S.Pd.I Tokoh Muda Nagari Maligi Usung Visi Religius, Maju, Sejahtera

Pasbar, Figurnews— Hendrian, S.Pd.I, tokoh muda serba bisa yang dikenal dekat dengan seluruh lapisan masyarakat, resmi memperkenalkan visi dan misi untuk membangun Nagari Maligi.

Berbekal pengalaman dan dedikasi yang tinggi, Hendrian menegaskan niatnya bekerja ikhlas demi kemajuan nagari.

Dalam visi yang dipaparkan, Hendrian menempatkan nilai-nilai agama dan kebersamaan sebagai landasan utama.

“Mewujudkan Nagari Maligi yang religius, maju, sejahtera, aman, transparan, dan bersatu,” bunyi visi tersebut.

Rangkaian misi yang diusung antara lain:

Penguatan nilai-nilai agama untuk membentuk masyarakat berakhlak serta upaya pencegahan praktik riba, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku merusak moral.

Penyelesaian sengketa adat dan tanah ulayat melalui musyawarah, rasa keadilan, dan penghormatan terhadap aturan adat dan hukum yang berlaku.

Pembinaan generasi muda lewat kegiatan keagamaan, olahraga, pendidikan, dan pelatihan untuk mencegah pergaulan bebas, narkoba, serta kenakalan remaja.

Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM serta penciptaan lapangan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan.

Penguatan keamanan nagari melalui sinergi masyarakat, pemerintah nagari, dan aparat untuk pencegahan pencurian dan gangguan ketertiban.

Penyelenggaraan pemerintahan yang jujur, terbuka, dan melayani, termasuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran, adil, dan transparan berbasis data valid.

Penguatan kembali peran Tungku Tigo Sajarangan melalui sinergi Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, bersama Bundo Kanduang, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat sebagai pilar adat dan persatuan.

Hendrian menyatakan komitmennya untuk merangkul seluruh unsur masyarakat dalam mewujudkan program-program tersebut.

“Pembangunan Nagari bukan tugas satu pihak; butuh sinergi semua pihak—adat, ulama, pemuda, dan pemerintah nagari,” ujarnya.

Respons masyarakat terhadap pemaparan visi-misi ini beragam; beberapa tokoh adat dan pemuda menyambut baik fokus pada penguatan adat dan pemberdayaan ekonomi.

Para aktivis lingkungan dan pelaku UMKM berharap ada rencana aksi konkret yang segera dijalankan untuk merevitalisasi sektor riil di nagari.

Hendrian berjanji langkah-langkah awal akan difokuskan pada pembenahan data penerima bantuan, program pelatihan keterampilan untuk pemuda, serta forum musyawarah penyelesaian pangkal masalah tanah ulayat.

Untuk informasi lebih lanjut dan rencana program kerja, Hendrian membuka ruang dialog dengan masyarakat dan pihak-pihak terkait di Nagari Maligi.