oleh

Bukan Sekadar Bawahan: Momen Prada Sopyan Nyalakan Rokok Mbah Tarno di Jeda Pengecoran Jalan TMMD Cukil

Salatiga, FigurNews.com  – Keberhasilan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya diukur dari panjang jalan yang berhasil dibangun atau banyaknya beton yang dicurahkan. Di balik setiap pekerjaan fisik, tersimpan kisah-kisah kemanusiaan yang menjadi ruh pengabdian para prajurit kepada masyarakat.

Suasana itulah yang tergambar di lokasi TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil. Di sela-sela istirahat usai melakukan pengecoran jalan, tercipta sebuah momen sederhana namun sarat makna antara dua prajurit muda, Prada Sopyan dan Prada Fuad, dengan seorang warga lanjut usia yang akrab disapa Mbah Tarno.

Mesin molen berhenti berputar. Jalan yang baru dicor masih tampak basah. Para anggota Satgas TMMD bersama warga kemudian beristirahat di pos sederhana yang hanya dilengkapi alas semen, galon air minum, dan teko teh hangat.

Di sudut pos itulah, Prada Sopyan dengan penuh rasa hormat membantu menyalakan rokok Mbah Tarno. Sang kakek menerima api kecil itu dengan kedua tangannya sambil tersenyum hangat. Tatapan keduanya seolah menggambarkan hubungan layaknya seorang cucu dengan kakeknya sendiri.

Tak jauh dari mereka, Prada Fuad duduk lesehan mengenakan sandal jepit. Canda dan tawa mengalir begitu akrab bersama Mbah Tarno serta warga lainnya. Keakraban semakin terasa ketika Mbah Tarno dengan penuh kebanggaan mencoba mengenakan topi loreng milik Prada Fuad, yang langsung disambut gelak tawa seluruh orang di sekitarnya.

“Mbah Tarno itu semangatnya luar biasa. Dari pagi ikut membantu pengecoran jalan dan tidak mau kalah dengan yang muda. Kami sudah menganggap beliau seperti kakek kami sendiri,” ujar Prada Sopyan.

Mbah Tarno merupakan salah seorang warga Desa Cukil yang sejak hari pertama pelaksanaan TMMD hampir tidak pernah absen bergotong royong bersama personel Satgas. Meski usianya tidak lagi muda, semangatnya untuk membantu pembangunan jalan desa tetap menyala.

Baginya, jalan yang sedang dibangun bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan harapan baru yang akan mempermudah aktivitas masyarakat dan membuka akses yang lebih baik bagi desanya. Sementara bagi Prada Sopyan dan Prada Fuad, sosok Mbah Tarno menjadi teladan tentang keikhlasan, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap kampung halaman.

Momen sederhana tersebut menjadi cerminan nyata semangat TMMD, yakni membangun bukan hanya sarana fisik, tetapi juga memperkuat ikatan batin antara TNI dan rakyat.

Di Desa Cukil, jalan memang sedang diperkeras dengan beton. Namun lebih dari itu, hubungan kekeluargaan antara prajurit dan masyarakat juga semakin kokoh. Tak ada sekat antara TNI dan warga. Yang tumbuh adalah rasa saling menghormati, kepedulian, dan kebersamaan sebagai satu keluarga besar yang bergotong royong membangun negeri. (TNI)