SAROLANGUN(JAMBI) FigurNews.com-Bupati Sarolangun, Bapak Hurmin, secara resmi membuka dan meluncurkan program “UMKM Maju Kabupaten Sarolangun” yang dilaksanakan di Aula Kantor Kopurindag Kabupaten Sarolangun pada Rabu, 24 Juni 2026. Peluncuran ini menandai komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong transformasi dan penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan peluncuran program UMKM Maju. Beliau menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah, yang berperan strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan hingga ke desa-desa,” ujar Bupati Hurmin.
Menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan pola perdagangan yang semakin digital, Bupati Hurmin mengajak pelaku UMKM untuk terus berinovasi, adaptif, dan kompetitif. Program UMKM Maju ini selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun periode 2025-2030, yang berfokus pada beberapa agenda strategis:
1. Peningkatan Kapasitas dan Kualitas SDM Pelaku Usaha: Melalui pelatihan kewirausahaan, manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran, serta peningkatan kualitas produksi.
2. Perluasan Akses Pembiayaan: Sinergi dengan perbankan (BRI, Bank Jambi, BPD) dan lembaga keuangan lainnya untuk mempermudah akses modal usaha, Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta skema pembiayaan produktif lainnya.
3. Percepatan Digitalisasi UMKM: Mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam transaksi, pemasaran melalui media sosial, dan platform digital lainnya untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
4. Peningkatan Akses Pasar dan Promosi Lokal: Mendorong penggunaan produk lokal dalam berbagai kegiatan pemerintah dan masyarakat, serta melalui pameran, festival, dan event ekonomi kreatif.
5. Penguatan Kemitraan dan Kolaborasi: Membuka ruang seluas-luasnya bagi dunia usaha, BUMN, BUMD, perbankan, dan perguruan tinggi untuk bersama-sama membina dan mendampingi UMKM.
Bupati Hurmin juga memaparkan potensi ekonomi kerakyatan Kabupaten Sarolangun, di mana saat ini tercatat sekitar 3.946 UMKM yang telah memiliki legalitas usaha dan aktif di berbagai sektor. Pertumbuhan UMKM di Sarolangun terus menunjukkan tren positif, dengan produk unggulan seperti kopi, teh, aneka makanan dan minuman olahan lokal, kerajinan tangan, produk ekonomi kreatif, serta kuliner dan konveksi.
Peluncuran program UMKM Maju ini diharapkan dapat menjadi gerakan bersama untuk membangun UMKM yang modern, adaptif terhadap teknologi, memiliki jaringan usaha yang luas, berkelanjutan, serta mampu bersaing di tingkat nasional.(af).














