PADANG — Semangat persaudaraan, kekompakan, dan solidaritas antar driver ojek online menggema di kawasan Masjid Raya Khatib Al Minangkabawy, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Selasa (26/5/2026). Puluhan driver online dari berbagai komunitas dan aplikator berkumpul dalam kegiatan Deklarasi Komunitas Padang Rider Care (PRC) sebagai bentuk konsolidasi bersama demi menjaga persatuan serta mendukung program pemerintah pusat di daerah.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat itu dipimpin langsung oleh Ketua Padang Rider Care, Patria Abdi Wahyudi, dan diikuti puluhan peserta dari berbagai unsur komunitas driver online di Kota Padang.
Atmosfer kebersamaan terlihat begitu kuat sejak awal kegiatan. Para peserta hadir dengan semangat solidaritas tinggi sambil mengenakan atribut komunitas yang menjadi simbol persatuan lintas kelompok driver online di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan briefing internal pengurus serta pembagian seragam komunitas kepada para anggota. Momentum utama berlangsung saat pembacaan deklarasi sikap Padang Rider Care yang menegaskan komitmen komunitas dalam menjaga persatuan, menolak tindakan anarkis, serta mendukung kebijakan pemerintah terkait transportasi online.
Dalam deklarasinya, Padang Rider Care menyatakan lima poin sikap utama, yakni menjunjung tinggi solidaritas antar driver online lintas komunitas, mendukung Kebijakan dan program strategis Nasional oleh pemerintah pusat di daerah, menolak segala bentuk provokasi dan kekerasan dalam penyampaian aspirasi, siap bersinergi dengan masyarakat dan aparat keamanan, serta berkomitmen menjadi driver online yang profesional dan humanis.
Deklarasi tersebut ditutup dengan slogan yang disambut penuh semangat oleh seluruh peserta:
> “Solidaritas Kuat, Driver Bermartabat, Kota Padang Kondusif.”
Tak hanya menjadi ajang deklarasi, kegiatan tersebut juga diwarnai penyerahan bantuan berupa satu unit becak motor (Bentor) lengkap beserta dokumen kendaraan kepada Ketua Padang Rider Care. Bantuan itu nantinya akan digunakan untuk mendukung kegiatan sosial komunitas seperti gotong royong, pembersihan rumah ibadah, lingkungan pendidikan, serta fasilitas umum di Kota Padang.
Ketua Padang Rider Care, Patria Abdi Wahyudi, menyampaikan bahwa terbentuknya komunitas tersebut merupakan langkah awal memperkuat sinergi antar driver online sekaligus memperbesar peran komunitas dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.
Menurutnya, selama ini para driver online tidak hanya berperan sebagai pekerja transportasi digital, tetapi juga bagian dari elemen masyarakat yang memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap lingkungan sekitar.
“Komunitas ini hadir bukan hanya untuk memperjuangkan kepentingan driver, tetapi juga menjadi wadah solidaritas sosial dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II Padang Rider Care, Hidayat Asril, menegaskan bahwa deklarasi tersebut menjadi simbol bersatunya kembali komunitas driver online dari berbagai aplikator yang sebelumnya sempat terpecah akibat berbagai kepentingan dan dinamika internal.
Ia menekankan bahwa Padang Rider Care terbuka bagi seluruh driver online tanpa memandang asal komunitas maupun aplikator.

“Siapa pun bisa bergabung. Tujuan kita satu, yakni menjaga persatuan driver dan menjaga kondusivitas Kota Padang,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Hermansyah dari Pengurus Komunitas Driver Online Nanggalo Solidarity yang turut bergabung dan menyatakan terbentuknya Padang Rider Care ini demi memperkuat gerakan sosial bersama di kota Padang.
“Terbentuknya Padang Rider Care dinilai menjadi energi baru bagi kalangan driver online di Kota Padang. Selain memperkuat solidaritas internal, keberadaan komunitas ini juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat dalam menjaga keamanan wilayah serta mendukung berbagai program nasional di daerah”, ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terus digaungkan, deklarasi Padang Rider Care menjadi bukti bahwa persatuan dan solidaritas para driver online di Kota Padang tetap kokoh demi terciptanya situasi yang aman, harmonis, dan kondusif di tengah masyarakat.








