Sarolangun(JAMBI) FigurNews.com – Kepala Desa Pulau Buayo, Kecamatan Batin Delapan, Kabupaten Sarolangun, Hanapi, memberikan keterangan terkait dampak bencana banjir yang melanda wilayahnya. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai oleh awak media Figurnews, di sela-sela kegiatan membantu warga yang terdampak, pada hari Sabtu, 02 Mei 2026.
80% WARGA TERKENA DAMPAK
Menurut keterangan Hanapi, hampir seluruh warga di desanya merasakan dampak dari bencana yang terjadi.
“Kecamatan Batin Delapan, Kabupaten Sarolangun, sampai keadaan sekarang ini sejak awal terjadinya bencana, untuk Desa Pulau Buayo korban banjir mencapai sekitar 80 persen dari jumlah warga yang ada,” ungkapnya.
KERUGIAN YANG CUKUP BESAR
Beliau menjelaskan bahwa kerugian yang dialami masyarakat sangat beragam, mulai dari kebutuhan pokok hingga aset usaha dan peralatan rumah tangga.
“Dampak yang dirasakan warga cukup berat. Barang-barang kebutuhan utama seperti beras dan bahan makanan lainnya banyak yang tidak bisa diselamatkan. Begitu juga dengan pakaian, peralatan elektronik rumah tangga, semuanya banyak yang rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Bahkan untuk hasil usaha dari program budidaya ikan yang dimiliki warga, sekitar setengahnya tidak dapat diselamatkan dan ikut rusak akibat banjir,” jelas Hanapi.
APRESIASI ATAS BANTUAN YANG TELAH DITERIMA
Meskipun mengalami kerugian yang cukup besar, Hanapi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan oleh berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kami merasakan betul perhatian yang diberikan oleh pemerintah, baik dari tingkat kecamatan, kabupaten, serta dukungan dari TNI dan Polri. Berbagai bantuan sudah kami terima, antara lain bantuan beras dan kebutuhan pokok lainnya dari BAZNAS, bantuan dari Dinas Sosial, serta bantuan yang juga disalurkan dari warga dan pihak lain yang peduli. Bantuan ini juga telah diterima dengan baik oleh warga Desa Purworejo yang juga terkena dampak bencana,” ujarnya.
HARAPAN DAN PERMINTAAN
Di akhir keterangannya, Hanapi menyampaikan harapan dan permohonan kepada pemerintah terkait kondisi wilayahnya yang sering mengalami bencana serupa.
“Untuk ke depannya, kami berharap dan memohon kepada pemerintah agar memberikan perhatian khusus. Mengingat wilayah kami termasuk daerah yang rawan terkena banjir, kami memohon bantuan berupa perahu untuk keperluan evakuasi dan bantuan saat bencana terjadi nantinya. Semoga permohonan kami ini dapat dikabulkan demi keselamatan dan kesejahteraan warga kami,” pungkasnya.(af)








