oleh

Meneladani RA Kartini, Bidang Perempuan dan Keluarga PKS NTT Gelar Sarasehan Hadirkan Anggota DPR RI

KUPANG NTT, FigurNews.com -Raden Ajeng( RA) Kartini adalah sosok pelopor emansipasi wanita Indonesia yang berjuang melalui pemikiran progresif dan pendidikan, melampaui batasan adat patriarki pada zamannya.

Meneladani pemikiran Kartini, Anggota DPR RI Komisi X dari Partai Keadilan Sosial ( PKS), Hj Ledia Hanifa Amalia S.Si.,M.Psi.T. hadir dengan berbagi Ilmu lewat Sarasehan bertajuk, Semangat Kartini, Berkontribusi dan Bersinergi Untuk Negeri’.

Sarasehan yang di selengarakan oleh Bidang Perempuan dan Keluarga PKS NTT pada Kamis, (23/4/2026) di Hotel Bellavita, dihadiri oleh Ketua DPW PKS NTT, Sekretaris bersama Jajaran, Ketua DPD Kota/Kabupaten Sekretaris dan jajarannya, Ketua Parmusi NTT bersama pengurus dan Majelis Ta’lim binaannya, Ketua BKMT NTT dan Kota beserta pengurus, Ketua IWSS bersama Pengurus, para Mahasiswa dan Undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua DPW PKS NTT, Rusding SE, meminta kepada seluruh tokoh-tokoh yang ada di Kota Kupang pada umumnya yang bersuara lantang untuk menyuarakan kepentingan masyarakat, kepentingan umat, kepentingan pendidikan dan lainnya.

Karena menurut Anggota DPRD Provinsi NTT dari PKS ini, sesungguhnya perempuan saat ini punya kesempatan yang sama dengan laki-laki. Tapi posisi perempuan selalu mengalah. Peran perempuan punya kesempatan yang sangat luas untuk bangkit dan bersuara lantang dan bersamgat., seperti tema yang diangkat” Semangat Kartini Berkontribusi dan bersinergi Untuk Negeri”.

Perempuan yang betul-betul di ingini adalah, bukan hanya berkontribusi tetapi perempuan harus bersinergi satu dengan yang lainnya, bukan saling bersaing tetapi bagaimana cita-cita perempuan ini bisa terwujud.

” Saya berharap, ada kesamaan pandangan dan kesamaan kepentingan karena perempuan saat ini sangat di perlukan. Ayo kita bergerak dan melahirkan kepemimpinan perempuan jauh lebih banyak.
Dalam sarasehan ini, kita dengarkan dn menyimak peran Kartini, bagaimana peran perempuan dulu, sekarang dan akan datang” Tandasnya.

Dalam paparannya, Hj Ledia Hanifa Amalia mengatakan, bagaimana perempuan berperan dan bersinergi untuk memberikan kepeloporannya dalam perubahan sosial.

RA Kartini, dalam usia yang masih muda memahami betul bahwa pendidikan dan pengajaran itu menjadi sebuah dasar untuk bisa berkontribusi.

Kartini menekankan supaya wanita lebih cakap melalukan kewajibannya tetapi arahnya kepada kontribusi sebagai pendidik pertama bagi anak -anaknya.

” Ibu Kartini inginkan perempuan bukan keluar dari fitrahnya, bukan keluar dari kodratnya tapi meninggikan kualitasnya. Karena begitu kualitas perempuan meningkat, maka Insya Allah dia akan banyak melakukan hal yang berkualitas, baik berkotribusi dalam mendidik, dan kontribusi di masyarkata” Pungkas Ledia Amalia Anggota DPR RI dari PKS empat periode ini.( DM)