Palembang, Figurnews,– Komitmen menjaga kerukunan dan memperkuat kolaborasi lintas komunitas kembali ditegaskan di Kota Palembang. Hal ini terlihat dalam audiensi jajaran pengurus Partisipasi Kristen Indonesia (Parkindo) bersama Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, di Kantor Wali Kota Palembang, Jumat (13/2/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis membangun komunikasi antara organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Dalam kesempatan itu, pengurus Parkindo menyampaikan undangan resmi kepada Wali Kota untuk menghadiri pelantikan Pengurus Parkindo Palembang yang akan digelar dalam waktu dekat. Namun, dialog yang terbangun melampaui agenda seremoni, dengan pembahasan mengenai kontribusi konkret organisasi terhadap pembangunan sosial kemasyarakatan.
Ketua DPD Parkindo Sumatera Selatan, Dedi, menegaskan pentingnya membangun sinergi yang berkelanjutan antara umat Kristen dan Pemerintah Kota Palembang. Ia berharap Parkindo dapat menjadi penghubung yang efektif dalam memperkuat komunikasi serta kerja sama lintas sektor.
“Kami berharap ada sinergi yang kuat antara Pemkot Palembang dengan umat Kristen. Parkindo hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas, memperkuat toleransi, serta berkontribusi dalam pembangunan sosial,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut harus diwujudkan melalui program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan warga, kegiatan sosial hingga penguatan nilai kebangsaan.
Sementara itu, Wali Kota Ratu Dewa menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Palembang merupakan kekuatan utama dalam membangun kota yang harmonis dan maju. Ia menyebut stabilitas sosial serta kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi penting bagi terciptanya iklim pembangunan yang kondusif.
“Palembang adalah kota yang dibangun di atas nilai kebersamaan. Pemerintah Kota berkomitmen untuk hadir bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan,” tegas Dewa.
Ia juga memberikan apresiasi atas kontribusi komunitas Kristen melalui Parkindo dalam menjaga harmoni dan mempererat persaudaraan di tengah kemajemukan masyarakat.
Lebih jauh, Dewa menjelaskan bahwa keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan sejalan dengan konsep collaborative governance, di mana pemerintah dan masyarakat saling bersinergi demi mencapai kesejahteraan bersama.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan komitmen Parkindo. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menghasilkan program-program nyata yang berdampak bagi masyarakat Palembang,” katanya.
Audiensi tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan kota tidak dapat berjalan sendiri tanpa partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Di tengah karakter Palembang sebagai kota majemuk, penguatan toleransi dan dialog lintas komunitas menjadi kunci dalam menjaga stabilitas serta memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan. (*)








