PALEMBANG,Figurnews.com – Di tengah gencarnya program bedah rumah di Palembang, masih ada warga miskin ekstrem yang menanti uluran tangan pemerintah. Salah satunya Zuleha, warga Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, yang rumahnya nyaris roboh dan sangat memprihatinkan. Senin (25/08/2025)
Dengan suara lirih, Zuleha (78) mengungkapkan kekhawatirannya setiap kali hujan dan angin kencang. Sebagian rumahnya sudah rusak parah, bahkan bagian dapur sudah ambruk.
“Saya khawatir rumah ini rubuh. Dapur sudah roboh. Saya sudah tua, tidak bisa berjalan. Rumah saya kalau hujan bocor, kalau angin kencang goyang-goyang,” kata Zuleha, Sabtu belum lama ini ke wartawan Figurnews.com
Baca juga :Ironi Bedah Rumah 11 Ulu : Rumah Nyaris Roboh Tak Disentuh, Bedeng Kontrakan Justru Dibedah
Meski dalam keterbatasan, Zuleha mengaku seluruh surat-surat kepemilikan rumahnya sudah lengkap. Ia bahkan rela jika ukuran rumah yang dibedah nanti lebih kecil dari bangunan saat ini, asalkan bisa dibenahi dan layak huni.
“Saya benar-benar sangat mengharapkan pemerintah kota Palembang untuk segera membedah rumah saya. Ukuran lebih kecil tidak masalah, yang penting rumah saya bisa diperbaiki,” ujarnya dengan penuh harap.
Sementara ketua RT 19 Anton mengaku sudah tiga kali mengusulkan rumah warganya bernama Zuleha karena kondisinya memang sudah memprihatinkan namun hingga kini tak pernah terealisasi.
“Sudah saya usulkan untuk dibedah, tapi sampai sekarang belum terlaksana. Kami di bawah hanya bisa menunggu. Wewenang memutuskan ada di kelurahan,” ungkap Anton
Harapan Zuleha menjadi potret betapa pentingnya program bedah rumah menyasar warga miskin ekstrem yang benar-benar membutuhkan. Ia berharap pemerintah kota dapat segera merespons sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan.








