Jakarta, FigurNews.com – 15 Maret 2024 – Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) menandai tonggak sejarah baru dengan resmi membentuk Koperasi Warna Merah Putih Berdikari.
Pembentukan koperasi ini diresmikan dalam rapat yang digelar Sabtu (15/3) di GPdI Tebet, Jakarta Selatan. Rapat yang diawali dengan ibadah singkat ini dibawakan oleh Urip Dwi Premono Pengurus Pusat Pewarna Indonesia Departemen Litbang yang dihadiri oleh para pengurus dan anggota Pewarna Indonesia lainnya.
Sekretaris Jenderal Pewarna Indonesia, Ronald Stevly Onibala, membacakan Surat Keputusan (SK) yang menunjuk Luther Kembaren Sembiring sebagai penanggung jawab pembentukan koperasi. Tugas Luther meliputi perancangan struktur organisasi dan penyusunan aturan dasar koperasi.

Gagasan pembentukan Koperasi Warna Merah Putih Berdikari bermula dari audiensi Pengurus Pusat Pewarna Indonesia dengan Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi.
Dalam pertemuan tersebut, ditekankan, “Pentingnya kemandirian ekonomi bagi wartawan, dan koperasi dinilai sebagai solusi yang tepat,” ujar Ketua Umum Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono, menekankan hal ini dalam arahannya pada rapat pembentukan koperasi.
Luther Kembaren Sembiring, dalam paparannya, mengungkapkan bahwa, “Ide pendirian koperasi ini telah ada sejak 10 tahun lalu. Namun, baru tahun ini momentum yang tepat untuk merealisasikannya. Koperasi Warna Merah Putih Berdikari akan berbentuk koperasi serba usaha, meliputi unit simpan pinjam, perdagangan, dan jasa, serta pelatihan bagi jurnalis. Draft Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) telah disiapkan dan akan disebarluaskan kepada calon anggota pendiri. Dengan jangkauan keanggotaan di tiga provinsi, koperasi ini menargetkan skala nasional,” tegas Luther.
Sesi tanya jawab yang diadakan setelah pemaparan konsep koperasi disambut antusias oleh para peserta. Hal ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap inisiatif ini, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anggota Pewarna Indonesia melalui prinsip ekonomi gotong royong.
Hasil rapat akan dituangkan dalam berita acara dan diserahkan kepada notaris untuk proses legalisasi. Koperasi Warna Merah Putih Berdikari diharapkan menjadi pilar ekonomi baru bagi para jurnalis Pewarna Indonesia, menguatkan profesi jurnalistik melalui kemandirian ekonomi.







