oleh

Permohonan Penanganan Jalan Darurat di Kecamatan Watukumpul, Pemalang Dibuat Ormas

Kota Pekalongan(Jawa Tengah), FigurNews.com  –  Komunitas Satu Aspirasi Demi Watukumpul (SADEWA) bersama masyarakat Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, menyampaikan permohonan penanganan darurat kepada Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Perhutani (KPH) Pekalongan Timur.

Permohonan ini terkait bencana alam berupa longsor yang menyebabkan kerusakan parah di ruas jalan utama Semingkir–Watukumpul.

Kronologi dan Dampak Bencana

Longsor terjadi pada Senin, 20 Januari 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Titik longsor teridentifikasi di ruas jalan sekitar Lembah Gemantung pada STA 3+800 hingga STA 4+200 di Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul.

Kondisi jalan yang ambles ini mengakibatkan akses transportasi terputus total, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Situasi ini memaksa pengguna jalan dari Desa Majakerta menuju Desa Semingkir, atau sebaliknya, harus mengambil rute memutar melalui Kecamatan Belik.

Akibatnya, masyarakat menghadapi dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, antara lain:

1. Terhambatnya akses ke fasilitas penting.

2. Terbatasnya peluang ekonomi.

3. Ancaman keselamatan masyarakat akibat kondisi jalan yang berbahaya.

Permohonan Pembukaan Jalan Darurat
Dalam surat yang dilayangkan, SADEWA mengajukan permohonan agar KPH Perhutani Pekalongan Timur segera mengambil langkah membuka akses jalan darurat di wilayah hutan sekitar lokasi bencana. Jalan tembus ini diperkirakan sepanjang 700 hingga 1.000 meter.

Tujuan utama pembukaan jalan darurat adalah:
1. Memastikan kelancaran akses masyarakat ke fasilitas penting.
2. Mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
3. Menjamin keselamatan penduduk.

Tanda Tangan Dukungan Masyarakat
Permohonan ini turut didukung oleh tanda tangan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Watukumpul, yang turut merasakan dampak langsung dari bencana tersebut.

SADEWA berharap pemerintah daerah dan KPH Perhutani Pekalongan Timur dapat segera memberikan respons positif demi kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.

Berita ini diharapkan menjadi perhatian bersama, khususnya pihak terkait untuk segera menindaklanjuti bencana alam yang terjadi.(SK)