oleh

PEMASANGAN DELINEATOR DAN PLANG DALAM PEMBANGUNAN NAGARI MATUR MUDIAK

PEMASANGAN DELINEATOR DAN PLANG DUSUN OLEH

MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS

DALAM PEMBANGUNAN NAGARI MATUR MUDIAK­

 

Mahasiswa KKN Universitas Andalas melakukan kegiatan pemasangan delineator dan plang dusun di Nagari Matur Mudiak Kecamatan Matur Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Yang dimana untuk pemasangan delineator berlokasi di kelok 43 Jorong Kuok Nagari Matur Mudiak. Sedangkan pembangunan plang dusun dilakukan di beberapa titik Jorong Padang Galanggang Nagari Matur Mudiak diantaranya,Dusun Ambun Pagi, Dusun Bulakan, Dusun Ampuah, Dusun Kayu Pontong, dan Dusun Bentaran. Selain di dusun, pemasangan plang juga dilakukan di Kantor Wali Nagari untuk memberi arah ke Kantor Wali Nagari, pada kamis (15/8).

Agusriel Ananda Putra selaku Kordinator Acara KKN Universitas Andalas di Nagari Matur Mudiak menyatakan, untuk pembangunan delineator dan pembangunan plang merupakan program kerja Pembangunan Nagari yang bersumber dari ide dan kerja keras seluruh rekan mahasiswa KKN Universitas Andalas. Apresiasi sebesar besarnya diberikan kepada seluruh rekan-rekan Mahasiswa KKN UNAND yang mampu memberikan inovasi kepada masyarakat. Masyarakat berharap dengan adanya mahasiswa KKN Universitas Andalas dapat memberikan dampak positif, baik dari segi ilmu pengetahuan, ide dan gagasan baru serta dari segi pembangunan Nagari.

Pemasangan delineator dan plang dusun diwakili oleh beberapa mahasiswa Universitas Andalas diantaranya M. Gazi Algafari, Athaya Putra Marsa, Raisha Sabrina Egidia, Yoan Finico, Angga Hesekiel Pasaribu, Rido Caroko, Muhammad Kevin Kurniawan, Shelina Aura Devana, Agusriel Ananda Putra, Aidil Firli, Septiara Hanifa, Rhomadoni Akbar, Wahyu Febriandi, Amanda Febriyenti, Fatimah Azzahra, Nismayanti, Gandi Ananda Ritonga dan Abdan Fikri.

M. Gazi Algafari menjelaskan tujuan dari pemasangan delineator sendiri dilatarbelakangi kurangnya penerangan jalan di beberapa area di wilayah Matur Mudiak khususnya di wilayah Kelok 44. Untuk itu perlu adanya suatu alat yang dapat memberikan panduan visual yang jelas bagi pengguna jalan. Sasaran dari pembangunan delineator ini adalah kondisi jalan yang gelap, berliku atau kurang terlihat. Untuk itu dipilih lah di area kelok 43 sebagai tempat pemasangan delineator tersebut.

Selanjutnya Athaya Putra Marsa menjelaskan strategi pelaksanaan pemasangan delineator diantaranya, pertama dilakukannya survei lokasi terhadap area yang menjadi sasaran, kemudian dilakukan pengukuran untuk kebutuhan area yang akan dibuat delineator, selanjutnya dilakukan persiapan perlengkapan yang dibutuhkan, terakhir dilakukan pengeksekusian di lokasi yang ditetapkan. Athaya juga sekaligus yang mendesain delineator dan plang dusun menegaskan bahwa desain delineator sendiri terinspirasi dengan delineator yang besi namun delineator yang diciptakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Andalas yang terbuat dari kayu ditambah dengan sticker reflector, namun dapat dipastikan berfungsi sebagaimana delineator besi karena alat tersebut terbukti mampu memantulkan cahaya kendaraan saat malam hari.

Sedangkan untuk desain plang sendiri yang dimana Yoan Finico menambahkan terdapat gonjong yang melambangkan ciri khas dari adat minangkabau, lalu nama- nama dusun yang terdaftar di Jorong Padang Galanggang yang bertujuan untuk memberi batas wilayah antara dusun. Dan warna hijau dari plang tersebut terinspirasi dari warna rambu lalu lintas yang bermakna memberikan informasi mengenai batas wilayah, jurusan, lokasi fasilitas umum, nama tempat, daerah hingga info lainnya. Namun ada makna lain dari pemilihan warna hijau dengan lapisan warna putih yakni berfilosofi dari logo Universitas Andalas yang mengandung unsur hijau bermakna kematangan memimpin dan kekuatan tempat berpijak dan warna putih bermakna keikhlasan cita – cita.

Tujuan dari pembangunan plang dusun sendiri yakni untuk menunjukkan batas wilayah kepada masyarakat baik dari masyarakat Jorong Padang Galanggang maupun dari masyarakat diluar Jorong Padang Galanggang. Alasan mengapa perlu adanya pembangunan plang yakni dijelaskan oleh Angga Hesekiel Pasaribu bahwa di beberapa dusun Jorong Padang Galanggang tidak terdapat tanda sebuah batas wilayah dusun, sehingga untuk beberapa masyarakat khususnya yang berada di luar wilayah Jorong Padang Galanggang tidak mengetahui lokasi letak beberapa dusun. Untuk itulah makanya kami dari Mahasiswa KKN Universitas Andalas memilih untuk melakukan pembuatan plang dikarenakan bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya para pendatang yang masuk ke Jorong Padang Galanggang supaya dapat mengetahui lokasi – lokasi dusun di Jorong Padang Galanggang.

Rocky Romansyah biasanya dipanggil Pak Iman selaku PLT Jorong Padang Galanggang menyatakan terimakasih kepada seluruh rekan – rekan mahasiswa KKN Universitas Andalas yang telah membantu pembangunan Nagari melalui infrastruktur. Harapan kedepannya semoga dengan pembangunan plang dusun ini akan terpetakan data jumlah penduduk satu dusun dan dusun tetangga dengan optimal, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik. Pak Imam juga menanggapi pembuatan delineator, yang dimana dengan adanya delineator dapat membantu memberi peringatan kepada pengemudi bahwa di sisi jalan ada daerah yang berbahaya.

.