oleh

Khatam Al Qur’an Masjid Nur Ilahi Panyalaian Diikuti 36 Peserta

Tanah Datar, Figurnews.com – Perayaan Khatam Alquran di Majid Nur Ilahi Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto terasa istimewa karena dibuka langsung oleh Bupati Eka Putra. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pelaksana SF Dt. Rajo Lelo, saat pembukaan khatam Alquran di Nagari Panyalaian, Minggu (30/6/2024) kemaren.

“Khatam Al Qur’an yang ke 36 kali dan dikuti 35 santri ini sungguh luar biasa, karena baru khatam hari ini yang dihadiri Bupati,” sampainya. Untuk itu atas nama masyarakat Panyalaian mengucapkan terima kasih kepada Bupati Eka Putra serta seluruh tamu yang hadir aaat itu.

Sementara Bupati Eka Putra mengatakan, Cita-cita menciptakan setidaknya separuh masyarakat Tanah Datar menjadi penghafal Al Qur’an sudah mengalami perkembangan yang cukup baik.

“Saat ini setidaknya sudah ada 19 anak-anak generasi muda Tanah Datar penghafal Al Qur’an, mininal 1 juz. Ini cukup baik dan membanggakan,” katanya.

Bupati mengungkapkan, untuk mencapai cita-cita itu, ia bersama Pemerintah Daerah tidak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan semua pihak, baik itu orang tua, pemerintah nagari, ninik mamak dan lainnya.

“Pemerintah sudah meluncurkan Program Satu Rumah Satu Hafiz atau Hafizah yang bertujuan menciptakan generasi penghafal Al Qur’an. Ini butuh dorongan, dukungan dan pengawasan orang tua, ninik mamak dan lainnya, sehingga program ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dikatakan Bupati lagi, dengan semakin banyaknya generasi penghafal Al Qur’an maka Tanah Datar akan sejahtera dan dijauhkan dari marabahaya.

“Seperti kita ketahui, satu orang penghafal Al Qur’an akan dilindungi seribu malaikat, bahkan hafiz dan hafizah akan menjadi mahkota surga bagi orang tuanya kelak di akhirat,” sampai Eka Putra.

Namun, tambah Eka Putra, tantangan zaman dengan kemajuan teknologi saat ini, memang ujian bagi generasi muda semakin komplek, seperti pengaruh handphone pintar.

“Disinilah Saya harap orang tua untuk mengawasi pemakaian handphone pintar anak-anaknya, karena saat ini ada pihak melalui tontonan yang mengajarkan hal bertentangan dengan agama, bahkan juga melalui game,” tegasnya. (Sutan/pro)