oleh

Piala Diboyong Keluar Daerah, Perusahaan Lokal Hanya Bisa Menggerutu dan Gigit Jari.

Kabupaten Lima Puluh Kota (Sumbar) FigurNews.com-

Bisik – bisik dari beberapa konsultan perencanaan, pengawasan serta kontraktor yang mengeluhkan minimnya kegiatan yang didapatkannya pada tahun 2024 ini. Keluhan tersebut berawal dari munculnya beberapa perusahaan sebagai pemenang di halaman LPSE non tender yang bisa di akses oleh siapapun.

Mungkin para konsultan perencanaan itu bisa memaklumi seandainya pemenang tersebut masih teman- teman seprofesi yang biasa ditemuinya. Namun pemenang di beberapa kegiatan itu tidak dia kenal sama sekali, bahkan alamat pemenang bukan dari daerah setempat.

Padahal, kalau kita lihat dari program unggulan bapak Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2024 ini, salah satunya ialah Pengentasan Kemiskinan. Hal tersebut tertuang dalam Perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah Kabupaten Lima Puluh Kota tahun anggaran 2023 yang dirilis BPKP. Dan salah satu strategi dalam pengentasan kemiskinan dari Bank Dunia yang dikutip dari salah satu tulisan adalah menciptakan lapangan pekerjaan.

Lapangan pekerjaan itu memang sudah diciptakan oleh bapak Bupati, dengan menganggarkan berbagai kegiatan fisik seperti jalan, jembatan dan lain sebagainya. Namun sangat disayangkan, program yang bagus dari bapak Bupati itu tidak dijalankan sepenuhnya oleh salah satu dinas sebagai perpanjangan tangan bapak bupati.

Contohnya, dinas PUPR Kabupaten Lima Puluh Kota yang mempekerjakan konsultan perencanaan dan pengawasan berasal dari luar kabupaten ini. 7 kegiatan, perencanaan dan pengawasan yang sudah ada pemenangnya seperti jalan dan jembatan di bidang bina marga itu dikerjakan perusahaan dari Padang.

Konsultan perencana, pengawasan dan kontraktor yang berada di kabupaten limapuluh kota seperti dikesampingkan dan merasa dianak tirikan dikampung halamannya sendiri.

Saat media ini mengkonfirmasikan melalui pesan WhatsApp (27/6/24) kepada Bapak Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota Safaruddin membenarkan salah satu program unggulan pada tahun 2024 ini ialah Pengentasan Kemiskinan. Namun saat dikonfirmasikan lebih lanjut, bapak Bupati tidak mau lagi menjawab.

Kadis PUPR saat dikonfirmasikan media ini melalui pesan WhatsApp (27/6/24) mengatakan, “Walaikumsalam, silahkan bapak konfirmasi ke PPTK , minta data tahun sebelumnya” jawab Kadis itu.

Begitu media ini menanyakan terkait apa yang dikatakan kadis PUPR, pada Kabid Bina Marga melalui pesan WhatsApp (27/6/24) diam tak mau membalas pertanyaan dari media ini. (FN 053)