oleh

Junaidi Parapat Caleg DPR RI Nomor Urut 8 Dari PKS : “100% Akan Perjuangkan Aspirasi Rakyat Pemilih”

Medan, Sumut Figurnews.com – Saya Junaidi Parapat SE., maju sebagai Anggota Calon Legislatif (Caleg) DPD RI, pada perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan datang, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut I, yaitu Medan. Deli Serdang. Serdang Bedegai dan Tebing Tinggi. Dengan Nomor Urut 8, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)” demikian dikatakan Junaidi Parapat SE, kepada Figurnews.com di Medan, Senin (12/02/2024).

Junaidi Parapat lebih lanjut mengatakan, “Saya menawarkan dan berupaya, yang juga telah menjadi Motto kami, akan mememperjuangkan seratus persen (100%), menyelesaikan persoalan urusan Rakyat, yang memilih saya sebagai Anggota DPD RI” ucapnya.

“Jadi, konsep kita sebagai Anggota Legilatif adalah, harus terhubung langsung dengan Rakyatnya, sehingga kami membutuhkan Data Base dari pemilih kami. Karena, siapa yang memilih kami, harus ada tandanya.

Maka, kami mengeluarkan, yang kami sebut Kartu bergaransi, selama lima Tahun. Dimana, fungsi Kartu itu adalah, pertama mengingatkan dia memilih kami.

Jadi, ketika kami terpilih, itu lah menjadi kontak kami kepada Rakyat, untuk memohon, mengajukan aspirasinya kepada kami sebagai Anggota DPD RI, selama lima Tahun, dengan syarat dia memegang Kartu yang sudah kita bagikan.

Semoga Masyarakat dapat menerima Aspirasi kami, sehingga kami bersama dengan Rakyat selama lima Tahun dapat saling berkolaborasi, agar jangan terjadi seperti saat ini. Banyak Caleg mengemis terhadap Rakyat. Tetapi ketika duduk, jadi terbalik Rakyat pula yang mengemis terhadap para Anggota Dewan tersebut, sehingga tidak terjadi yang disebut Wakil Rakyat, yang tidak dapat lepas dari Wakil Rakyatnya.

Prioritas saya selanjutnya adalah, Suara Rakyat pada Pemilu 2024 itu mahal, berharga. Maka kami akan menghargai Suara itu setinggi-tingginya.

Junaidi Parapat menambahkan, “Penghargaan yang kami berikan adalah, sebagai bantuan Advokasi yang diberikan selama lima tahun kepada pemilih kami.

Jadi, kami tidak memberi di depan, tetapi kami memberi dengan harga yang lebih mahal, dari sekedar yang ada diberikan” pungkas Junaidi Parapat. (TS)