Sarolangun(Jambi), FIGURNEWS.COM –
Suasana miris terjadi ketika peserta (Qory) Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Jambi di Sarolangun terpaksa berhenti membaca ayat pada cabang lomba Tilawah Dewasa, Qory terpaksa berhenti karena diguyur hujan dan kondisi panggung basah kuyup, Jum’at malam (25/8) di arena utama MTQ lapangan Kantor Bupati Sarolangun.
Qory yang terpaksa berhenti dan dihentikan panitia itu adalah Qory kedua, pemegang nomor TQ.412 yang kebagian membaca surat Al-Mu’minun mulai ayat 81 halaman 312. Dan sebelumnya sudah tampil Qory’ah dengan nomor TQ.411 yang membaca surat An-Nahal dimulai ayat 75 halaman 248.
Di tengah kondisi hujan yang berangsur lebat itu, Pengunjung pun bergegas dan ada yang berlarian menuju pandopo mencari tempat teduh dan berdiri berdesakan dengan pengunjung lainnya, suara-suara kecewa pun terdengar jelas dari para pengunjung yang kebanyakan kaum hawa dan mebawa anak itu.
“Lain nian panggung MTQ ko, tempat baco Qur’an dak ado atapnyo, hujan dikit bae tepakso berhenti, ngapo macam ko,” kata seorang pria paro baya, kebetulan berada disamping wartawan media ini.
Ketika wartawan media ini beranjak ke tengah Pendopo, beberapa pengunjung juga terlihat sedang membicarakan panggung tilawah yang dikatakannya tidak memadai.
“Panggung tilawahnyo bae macam tu, elok lah panggung MTQ tingkat kecamatan, yang ko dindingnyo basing bae,” kata seorang pengunjung dengan dialek ujung Jambi wilayah barat itu.
Beranjak ke samping panggung, media ini pun sengaja dihampiri seseorang yang mengaku sering mengikuti dan menonton MTQ. Katanya kondisi yang terjadi pada MTQ tingkat Provinsi Jambi di Sarolangun ini membuat malu.
“Bang, Sayo sering jugo mengikuti dan nengok MTQ, dak pernah ketemu panggung tilawahnyo macam ini, kalau macam ini EO-nya bisa dituntut,” ucapnya dengan pandangan tertuju langsung pada wartawan media ini.
Dan dari jarak yang tak jauh, pun terdengar jelas ujaran seorang pengunjung lainnya.
“Wallahu A’lam,” ujarnya.
Dari pengamatan media ini, acara lomba dihentikan sekitar satu jam dan lomba Tilawah Dewasa terus dilanjutkan. Dalam kondisi ini, para pengunjung banyak yang meninggalkan arena MTQ. (AF








