Kinali, Figurnews.com
Panitia Seleksi Pemilihan Badan Musyawarah Nagari (Desa) Ampek Koto Barat Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat periode 2023-2026 sukses melaksanakan pemilihan Bamus secara keterwakilan wilayah dan keterwakilan perempuan.
H. Erwin ketua Pansel Pemilihan Bamus mengucapkan terimakasih kepada seluruh dukungan instansi Forkompinca bersama sekretaris Pansel Endi Saputra, S.Th.I dengan anggota Pansel, Imam Sayuti, Azmi Anwar, susi siswanti, S.Pd, Mansyur SRG, Fredy S, sahrial, Asrel, Open, Farizal dan masyarakat Nagari Ampek Koto Barat sehingga pelaksanaan pemilihan secara umum.
“Pemilihan Bamus Nagari Ampek Koto Barat yang sesuai Perbup dan tak lepas dari aturan yang ada,” Kata Erwin, saat ditemui usai acara pelantikan anggota Bamus oleh Bupati Pasaman Barat pada Rabu (28/6) di Rambah Kinali.
Kesuksesan Pemilihan Bamus ini dimulai dari musyawarah pembentukan pansel, penerimaan peserta calon Bamus secara umum, lalu seleksi administrasi sehingga ditetapkan sebelas orang calon Bamus yang lolos syarat dan ketentuan untuk dipilih.
Sebelas orang calon Bamus terdiri dari sembilan orang dari Keterwakilan Wilayah, Dua orang calon keterwakilan perempuan yang memenuhi syarat administrasi dan surat keterangan bebas dari Narkoba hingga memenuhi syarat untuk dipilih oleh warga dari tiga dapil.
Pansel juga menyepakati jumlah kuota peserta pemilih sebanyak 120 orang laki-laki dan 120 orang perempuan yang tersebar di tiga daerah pemilihan ( dapil) dengan satu tempat pemungutan suara (TPS) di lokasi yang sama.
“Saat pemilihan Bamus kemaren Kita sengaja mengundang 240 peserta pemilih untuk ikut mencoblos salah satu calon Bamus, sehingga setiap calon tidak bisa mempengaruhi pemilih dengan iming-imingi sesuatu apapun.
“Kita tidak mau adanya pengkondisian pada pemilihan Bamus ini dengan politik uang atau money politik. Jika sedikit peserta pemililahan maka kemungkinan celah terjadi money politik. Hal ini kita hindari agar Pilbamus menghasilkan tokoh bamus yang berkompeten dan tidak melanggar ketentuan yang ada” pungkas H. Erwin.
“Alhamdulillah, sampai hari ini Pansel bersama warga Ampek Koto Barat juga mensukseskan pelantikan lima orang anggota Bamus, empat orang Bamus keterwakilan wilayah dan satu orang keterwakilan yang dilantik oleh Bupati Pasaman Barat” katanya.
Anggota Bamus Nagari Ampek Nagari Periode 2023-2029 yang dilantik adalah Maryusfri Fadli (Keterwakilan Wilayah Dapil 1), Yunial (Keterwakilan Wilayah Dapil 2),Marjoni (Keterwakilan Wilayah Dapil 3), dan Netti Warnis (Keterwakilan Perempuan).Sedangkan Barat Syafrizal anggota Bamus Nagari induk asal Ampek Koto Barat (Mutasi Bamus Induk).
Turut hadir Camat Kinali, Kepala Dinas Pemberdayaan Pemerintahan Nagari, Randy Hendrawan dan Personil Polsek Kinali, Wali Nagari Ampek Koto Barat, tokoh adat niniak mamak bundo kanduang dan tokoh masyarakat Nagari Ampek Koto Barat.
Pada kesempatan itu bupati Pasbar, Hamsuardi mengucapkan selamat dilantik Anggota Bamus Ampek Koto Barat dan terima kasih atas kiprah karya Panitia Seleksi Bamus Ampek Koto Barat. Mulai dari penyaringan, pemilihan hingga terlaksana pelantikan Bamus pad hari ini.
Bupati Hamsuardi juga meminta Bamus yang terpilih dan telah dilantik tersebut menjaga kekompakan, keamanan, dan kebersihan, membina generasi muda, meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat serta mendukung program unggulan Pemda Pasbar diantaranya Magrib Mengaji, Tahfidz Al-Qur’an dan Berobat Gratis serta program lainnya.
“Kepada anggota Bamus yang telah dilantik hari ini, kepada bapak wali, bapak jorong, kunjungi setiap rumah masyarakat kita. Sampaikan juga program berobat gratis UHC,” pesannya.
Bupati Hamsuardi menyebutkan disamping zaman yang semakin berkembang dan didorong dengan kecanggihan tekhnologi menimbulkan kekhawatiran akan tergerusnya adat istiadat di dalam diri dan suatu nagari. Ia berharap, masyarakat Pasbar terutama generasi muda bertekat melindungi adat dan menjadikannya pedoman dalam membangun nagari.
“Walau Nagari di Pasbar telah dimekarkan namun adat yang dimiliki harus tetap kokoh dan dipertahankan. Wali Nagari dan Bamus jalin koordinasi dengan Kerapatan Adat Nagari. sebagai mitra membina masyarakat nagari,” pungkasnya.








