Breaking News

Bawaslu Pessel Terus Lakukan Audit Sampling Untuk Cocokan Data Pemilih



Painan,Figurnews.com -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan, terus melakukan

pengawasan audit sampling untuk memastikan pencocokan dan penelitian data pemilih sesuai peraturan perundang-undangan.

“Ya, hari ini kami bersama tim Bawaslu Sumbar melakukan pengawasan audit sampling khusus pemilih rentan kategori penyandang disabilitas dan lanjut usia di Kecamatan Bayang,” ujar Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas, Bawaslu Pesisir Selatan, Syafrijal Chan, Rabu (1/3/2023).

Menurutnya, pelaksanaan audit sampling untuk kategori penyandang disabilitas dan lanjut usia dimaksudkan agar seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar dan dapat menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 mendatang.

“Penyandang disabilitas dan lanjut usia merupakan bagian dari warga negara Indonesia. Jadi, mereka harus dipastikan terdaftar sebagai pemilih,” ucapnya lagi.

Syafrijal menyebut, hingga kini penyandang disabilitas dan lanjut usia terus menjadi perhatian pihaknya, khusus di bidang pengawasan.

“Pertama untuk memastikan terdaftar dalam data Pemilih, kemudian berkaitan dengan penggunaan hak pilih pada saat pemilu mendatang,” katanya.

Meski secara fisik memiliki keterbatasan, kata dia, hak suara pemilih disabilitas dan lansia akan tetap sama dengan masyarakat pemilih normal pada umumnya.

Syafrijal berujar, proses pengawasan audit sampling data pemilih tersebut terus dilakukan setiap hari oleh panwaslu di tingkat kelurahan/desa. Pengawasan tersebut sampai dengan berakhirnya masa coklit yaitu hingga 14 Maret 2023.

“Dari data yang diterima Bawaslu Pesisir Selatan melalui jajaran, telah dilakukan pengawasan melekat terhadap 25 ribu data pemilih dan pengawasan audit sampling 11 ribu lebih,” tuturnya.

Sementara itu, Herman (48) salah seorang warga Kapeh Panji Jaya Talaok, Kecamatan Bayang salah seorang pemilih kategori disabilitas mengaku setiap pemilu maupun pilkada selalu menggunakan hak pilihnya untuk memilih calon-calon pemimpin berdasarkan keinginannya sendiri.

Meski tidak bisa berjalan lantaran memiliki keterbatasan fisik, untuk datang ke TPS, Herman mengaku harus menaiki becak dan sesampai di TPS harus merangkak mencoblos menggunakan hak suaranya.

Motivasi untuk memilih tersebut, kata dia, didorong oleh keinginan dari hati nurani sendiri tanpa dipengaruhi oleh pihak-pihak lain, dengan harapan calon pemimpin yang dipilihnya mampu membawa perubahan khususnya di Kabupaten Pesisir Selatan. (Ef).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre