Breaking News

BPH Migas Puji Kinerja Polda Sumsel atas Penangkapan 2 Pelaku Pengoplos BBM Industri

Direskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Barly Ramadhany (kiri), Komite BPH Migas Halim (tengah) dan Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi (kanan) Foto Fera 


Palembang,Figurnews.com,-

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH-Migas) mengapresiasi atas kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) yang telah menangkap dua pelaku berinisial DAA dan MK yang diduga mengoplos BBM Industri.

"Kita mensuport secara penuh atas apa yang dilakukan oleh pihak polri dan akan terus kita gecarkan kedepannya,"kata Halim Komite BPH Migas, Senin (09/01/2023).

Dirkrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Barly Ramadhany mengatakan anggotanya menerima informasi dari masyarakat bahwa adanya aktifitas pengoplosan BBM Industri jenis solar dengan minyak olahan/ sulingan melalui aplikasi Banpol yang memang sedang digaungkan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rahmat Wibowo.

"Sebelumnya memang sudah digaungkan oleh pimpinan tentang aplikasi Banpol agar masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan segala jenis tindakan kejahatan yang mengganggu Kamtibmas,"katanya

Kemudian lanjut dia,Kapolrestabes Palembang, Kasat Reskim Polrestabes, Kapolsek Kertapati dan Subdit IV Tipidter Dereskrimsus Pads Sumsel mendatangai TKP Guteng Mayen Satibi Darwis Rt 04 Rw 06 Kelurahan. Keramasan Kecamatan Kartapati Kota Palembang Prov. Sumsel dan benar menemukan adanya kegiatan pengoplosan BBM sesuai dengan informasi yang diberikan masyarakat.

"Ternyata di TKP benar menemukan adanya kegiatan pengoplosan BBM sesuai dig informasi yg diberikan masyarakat, di TKP ditemukan giat pengoplosan, selanjutnya penyidik membawa dua orang pelaku dan barang bukti ke Polda Sumsel untuk dimintai keterangan,"sambungnya

Menurutnya, Pelaku Melakukan Pengoplosan minyak olahan/sulingan diduga tanpa izin dengan cara mencampurkan minyak hasil olahan atau masakan dicampur tepung Belicing merk "tanyu dan air keras atau cuka parah untuk menghasilkan wama BBM dari kehitaman menjadi warna kekuningan menyerupai BBM yang dikeluarkan oleh Pertamina guna mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

"Para pelaku ini mengoplos BBM Industri Modusnya mereka mengambil hasil sulingan dari Sekayu dan diantarkan ke gudang dengan menggunakan tenky  Biru,"jelas Barly

Para Pelaku dikenakan pasal 54 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan gas dan/atau Pasal 480 KUHPidana. 

"Setiap orang yang meniru atau memalsukan BBM dan gas bumi dan hasil olahan jenis solar sulingan tanpa izin usaha dan/atau menerima, membeli, membawa suatu benda yang patut diduga dari hasil kejahatan, terhadap para tersangka dikenakan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling singgi Rp.60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah),"tutupnya. (Fera)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre