Breaking News

Pemko Padang Terima Bantuan CSR Berupa 50 Road Barrier Dari Menara Agung

 


Padang (Sumbar), FIGURNEWS.COM --                                                                                  

Kemacetan disimpang Tinju Lapai jadi sorotan terhadap kekroditan arus lalu lintas (lalin) salah satu sudut kota Padang ditanggapi serius jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang. Pihak Dishub terus berupaya mencari terobosan. Selain melakukan rekayasa lalin, Dishub secara rutin menambah rambu-rambu dan pemasangan  road barrier


Hal ini salah satu bentuk upaya dalam penguraian Lalu Lintas di simpang 
traffic light (TL) atau lampu pengatur lalin. Karena selama ini terjadi penumpukan para penguna kendaraan bermotor mengakibatnya daerah ini macet dan sering terjadi kecelakaan.

Dalam kesempatan itu, Walikota Padang Hendri Septa menerima langsung CSR dari Bapak Ferdinand Agung Direktur Marketing PT Menara Agung berupa Barier  Road sebanyak 50 buah, Senin 5 Desember 2022 di Simpang Tinju Lapai kota Padang.


Walikota Padang mengucapkan terimakasih kepada pihak PT. Menara Agung atas partisipasi dalam pemberian CSR kepada Pemko Padang.

“Kita berharap dengan bantuan CSR dari pihak Menara Agung ini bisa jadi inspirasi bagi pihak-pihak swasta maupun BUMN lain untuk berkontribusi membantu melayani masyarakat sebaik-baiknya,” ujar Hendri Septa, Wako Padang, Senin pagi 5 Desember 2022.


Pemko juga akan selalu berkordinasi dengan Dishub untuk coba melirik lokasi-lokasi yang paling sering terjadi kemacetan. Dishub juga akan selalu berkoordinasi dengan Lantas Polresta dalam upaya mengatasinya terjadi kemacetan. 

Mungkin nanti kita berharap di persimpangan mana yang macet di sana ada CSR-CSR baru dari BUMN atau swasta yang mau membantu. Insya Allah kota Padang jadi kota yang lancar lalu lintasnya,” imbuhnya.



Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Padang juga menyampaikan terima kasih pada PT Menara Agung atas bantuannya pada Pemko Padang. "


Alhamdulillah telah kita terima dan langsung kami pasang dan tempatkan di persimpangan lampu merah Simpang Tinju, yang mana sering terjadi kemacetan” paparnya.
 Sebelumnya, sebagai bentuk partisipasi aktif terhadap usaha Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan keteraturan dan kenyamanan berlalu lintas, PT Menara Agung menyerahkan 50 buah road barrier (separator jalan) kepada Dinas Perhubungan Kota Padang.


Direktur Marketing PT. Menara Agung, Ferdinand Agung mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dan rangkaian CSR yang biasa perusahaan lakukan.


"Bahwa bantuan ini merupakan bagian dan rangkaian CSR yang biasa perusahaan lakukan. Dan ini bentuk kepedulian kami dengan semboyan cari aman dalam berkendaraan dan juga bagian safety riding, " paparnya pada awak media.


Di samping itu, Kadishub Padang Yudi Indra Safni juga menjelaskan tentang kemacetan yang selama ini terjadi di Simpang Tinju. Da sering terjadi saat pagi hari dan juga sore hari ketika orang pulang kantor.

Dalam hal ini, Kepala Dishub Kota Padang, Yudi Indra Safni didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas, Kepala bidang lalu lintas, Andri Suanto Tasar, beberapa waktu lalu mengatakan, untuk mengatasi kemacetan disimpang tinju tersebut, kami telah memasang road barrier untuk mengurai kemacetan lalu lintas diwilayah tersebut. Hal ini dikarenakan selama ini lokasi tersebut sering macet terutama pada pagi, siang maupun sore hari.c


Acara tersebut juga dihadiri, pihak Manajemen PT. Menara Agung, Sekda Padang Andre Algamar, Asisten I, Camat Nanggalo, Kadis Perhubungan Padang, Kapolsek Nanggalo,  dan juga tamu undangan lainnya.


Dalam hal ini, Kepala Dishub Kota Padang, Yudi Indra Safni didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas,Kepala bidang lalu lintas, Andri Suanto Tasar, beberapa waktu lalu mengatakan, untuk mengatasi kemacetan disimpang tinju tersebut, kami telah memasang road barrier untuk mengurai kemacetan lalu lintas diwilayah tersebut. Hal ini dikarenakan selama ini lokasi tersebut sering macet terutama pada pagi, siang maupun sore hari.

"Memang selama ini, dilokasi simpang tinju itu sering macet walaupun telah lama dipasang traffic light (TL). Namun persoalan tersebut tidak juga bisa mengatasi kemacetan, karena hal itu kami memasang road barrier."ungkap Yudi Indra Safni Kadishub Padang pada Figurnews.com.


Selain penambahan rambu lalin, Dishub juga memasang road barrier beton atau pemisah jalur di beberapa lokasi yang sering terjadi macetdan membuat arus lalu lintas terganggu, seperti di lokasi simpang Pasar Baru atau Jl. Sukarno Hatta menuju Kampus UNAND.

Dalam kesempatan tersebut, Kadishub Padang, Yudi Indara Safni juga mengucapkan terima kasih masyarakat yang telah ikut mendukung program Pemko Padang dalam pengaturan lalu lintas di Padang.


Sekaitan hal itu, Figurnews.com meninjau langsung kelokasi simpang tinju Lapai melihat kondisi lalu lintas lampu merah disimpang tinju arah ke Steba. Dan memang kondisi saat dipantau arus lalu lintas telah berkurang sekitar 70 persen.
Dalam hal ini, Figurnews.com juga meminta beberapa masyarakat yang bertempat tinggal disekitar itu termasuk para pengguna jalan maupun para ojek yang mangkal didekat lokasi. 

Salah seorang masyarakat dan juga pemilik usaha berupa toko Spart Pack motor bu Lili mengatakan, bahwa dengan adanya pemasang pembatas jalan  atau road barrier disimpang tersebut membuat kemacetan berkurang dan penguna lebih tertib lagi.

"Dengan adanya pemasang pembatas jalan  atau road barrier disimpang tinju tersebut, kemacetan semangkin berkurang. Karena selama ini arus lalu lintas sangat amburadul dan tidak tertib," papar bu Lili pada Figurnews.com.


Hal senada juga diutarakan oleh salah seorang tokoh masyarakat yang bertempat tinggal didekat simpang tinju juga menjelaskan persolan sekarut lalu lintas selama ini.

"Kalau dulu den caliak salamo ko jlan simpang tinju ko sangek macet dan parahnyo lai, para pengguno jalan indak bataratik (Red-Kalau dulu saya lihat selama ini jalan simpang tinju ini sangat macet dan parahnya lagi, para pengguna jalan tidak tertib), " ujar Pak Agus sambil mengisap rokoknya.

"Tapi kini lalu lintasnyo alah lancar dan para pangguno jalan alah cukuik taratik dan ambo batarimo kasih ke apak-apak yang memasang pambateh jalan ko (Red-Tapi sekarang lalu lintasnya sudah lancar dan para pengguna jalan sudah mulai tertib dan saya berterimakasih kepada bapak-bapak yang memasang pembatas jalan ini)."imbuh pak Agus pada Figurnews.com.

Di samping itu, beberapa tukang ojek yang lagi mangkal disimpang juga mengatakan, dengan adanya pembatas jalan tersebut membuat jalan jadi lancar dan tidak seperti dulu.

Dengan adanya pembatas jalan tersebut membuat jalan jadi lancar dan tidak seperti dulu yang seering macet lebih-lebih pada pagi, tengah hari dan sore. Dan jalan yang dilalui bisa mencapai 30 minit ke Steba. Dan memang selama ini pengguna jalan banyak tidak mengindah peraturan lalu lintas dan mengakibat sering terjadi kecelakaan," Ungkap Taufik dan Pak Adi pada Figurnews.com.

Tambahnya lagi, "Sejak adanya pembatas jalan (road barrier ) kondisi jalan cukup lancar dan tidak separah dulu, namun perlu juga pihak Pemko Padang memperlebar jalan ini. Karena kondisi jalan ini sangat sempit untuk dilalui dan jumlah kendaraan yang lewat tidak sedikit lagi."D

alam hal ini, hendaknya pemko Padang harus sesegera mungkin untuk memperlebar jalan, karena jalan yang saat tidak mampu lagi menampung kendaran yang lewat. Dan diupayakan secepatnya untuk mnegusulkan kepada pihak terkait serta mencari solusinya. Hal ini pertumbuhan kendaraan untuk wilayah tersebut memang harus jadi perhatian khusus kita. 

Acara tersebut juga dihadiri, pihak Manajemen PT. Menara Agung, Sekda Padang Andre Algamar, Asisten I, Camat Nanggalo, Kadis Perhubungan Padang, Kapolsek Nanggalo,  dan juga tamu undangan lainnya. (Lipsus)

 


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre