Breaking News

Didatangi Puluhan Korban Gempa, Bupati Pasbar Janjikan Pendataan Selesai Akhir Tahun Ini

Pasaman Barat, Figurnews.com

Puluhan korban gempa bumi di Pinaga dan Kajai Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mendatangi Bupati Pasaman Barat terkait persoalan tidak masuknya data mereka dalam bantuan gempa yang ada.

Salah seorang warga Kajai Idenfi Susanto yang mewakili korban gempa di Simpang Empat, Senin, mengatakan ada sekitar 200 lebih kepala keluarga yang datanya tidak masuk kategori rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan.

"Sangat aneh. Jelas-jelas rumah warga itu rusak bahkan banyak yang roboh ternyata tidak terdata. Bagaimana tim melakukan pendataan selama ini, " katanya.

Menurutnya pihaknya sudah berulang berkoordinasi dan melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman terkait masih banyaknya korban gempa yang belum masuk data.

"Koordinasi sudah sering kita lakukan namun tidak juga masuk. Selain itu petugas juga belum turun kelapangan melakukan verifikasi," ujarnya.

Korban gempa lainnya Meri Susanti mengatakan saat uji publik pertama datanya masuk ke rusak berat. Namun saat data keluar, ia masuk ke rusak sedang padahal rumahnya roboh.

"Kami tidak mengerti kenapa bisa seperti itu. Kami berharap dapat bantuan karena memang rumah saya rusak berat," harapnya.

Begitu juga dengan warga lainnya Yasmarni yang mengatakan datanya tidak muncul dalam surat keputusan korban gempa yang dikeluarkan Pemkab Pasaman Barat.

Pelaksana Tugas Kepala Jorong Pinaga Fahmi mengatakan banyak data rusak berat dan sedang di Pinaga yang tidak keluar.

"Data telah kami sampaikan ke BPBD pada 1 November sebanyak 79 KK dan ditambah 4 KK. Namun hingga saat ini belum dicek kelapangan dan korban itu tidak masuk dalam data," katanya.

Plt Kepala Dinas Perkim Pasaman Barat Asri Hamdi mengatakan pihaknya segera mengusulkan ke BNPB warga korban gempa yang tidak masuk dalam pendataan.

"Memang masih ada data yang akan kita usulkan segera. Mudah-mudahan disetujui," katanya.

Sementara itu Bupati Pasaman Barat Hamsuardi mengucapkan terima kasih kepada warga yang mendatanginya menanyakan data korban gempa.

"Banyak aturan dan regulasi mengenai pendataan dan penanganan gempa saat ini. Bagi yang belum masuk akan kita usulkan kembali," tegasnya.

Pihaknya juga saat ini sedang memacu pembangunan rumah korban gempa sesuai petunjuk BNPB.

"Mudah-mudahan semua korban gempa memperoleh bantuan. Klasifikasinya sudah ditentukan tim dan BNPB," katanya.

"Satu minggu ini sampai senin kedepan kita mendata kembali seluruh rumah masyarakat yang rusak akibat gempa bumi,"  sambugnya.

Ia mengatakan, setelah melakukan pertemuan sebagian masyarakat, bahwa hasil yang didapat masih banyak masyarakat kita yang belum terdata rumahnya yang rusak, dan ada juga pandangan yang berbeda.

"Bahwa ada yang menganggap rumahnya rusak berat tetapi ternyata diverifikasi rumahnya rusak sedang atau ringan, ada yang ringan tapi dapatnya berat," jelasnya.

Ia mengatakan pendataan ini akan didata oleh wali nagari bersama perangkatnya dan dibantu oleh staf yang ada di OPD dan juga dibantu oleh wartawan setelah ini tidak ada lagi data habis kita anggap telah selesai pendataan.

"Kita menghimbau kepada masyarakat tolong berikan informasi kepada pemerintah nagari, kepada yang akan mendata nantinya, misalnya rumah dekat rumahnya belum terdata berikan informasi pada para pendata nanti sehingga semuanya terdata," pintanya.

Ia menambahkan, hasil data tersebut kita akan perjuangkan ke pemerintah pusat dan kita telah berbicara dengan kepala PNPB Pusat dia menunggu.

"Sekarang indonesia ini tertimpa bencana lagi di Cianjur waktunya akan terlambat tetapi kalau saya lihat Insyaallah bagaimana tekat dari pemerintah Indonesia ini, Insyaallah dapat dibantu walaupun masanya terlambat," pungkasnya.

Data terakhir akibat gempa 25 Februari 2022 itu mengakibatkan 1.111 unit rumah warga rusak berat, rumah rusak sedang sebanyak 1.171 dan rusak ringan sebanyak 2.172 unit 

(Dodi Ifanda).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre