Breaking News

18 Nagari Pesisir Selatan, Desa Mandiri di Sumatera Barat.


 

Painan, Figurnews.com -- Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir, Mawardi Roska, S.I.P memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 18 Desa/Nagari di Pesisir Selatan atas pencapaian Indeks Desa Membangun (IDM) terbaik, sehingga meraih penghargaan Desa Mandiri tahun 2022 di Propinsi Sumatera Barat. 

Penghargaan Desa Mandiri Tahun 2022 tersebut diberikan kepada 18 Nagari/Desa di Pesisir Selatan; yang terima oleh masing-masing Wali Nagari di Painan, pada saat pelaksanaan Apel Gabungan Gabungan Lingkup Pemerintah Daerah, Senin, (26/12). Pada saat yang sama juga diserahkan  penghargaan kepada SMKN 1 Sutera atas prestasinya meraih Peringkat II pada Lomba Perpustakaan di tingkat propinsi, dan penandatangan MoU Jaminan Kesehatan Nasional dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan. 

"Pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama dari semua pihak, mulai dari tingkat nagari/desa hingga kabupaten dan provinsi,” ujarnya. 

Sebagaimana diketahui Desa Mandiri adalah merupakan peringkat terbaik, berdasar kalisifikasi Indeks Pembangunan Desa (IPD) dan Indek Desa Membangun (IDM) yang ditetapkan oleh Kementerian Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal Republik Indonesia; Sangat Tertinggal, Tertinggal, Berkembang, Maju, dan Mandiri. 

"Pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama dari semua pihak, mulai dari tingkat nagari/desa hingga kabupaten dan provinsi,” ujarnya. 

Lebih lanjut Mawardi Roska mengatakan, program desa membangun di Kabupaten Kabupaten Pesisir Selatan sudah dilaksanakan oleh 182 nagari di Pesisir Selatan. Setengah dari jumlah tersebut sudah mandiri. Selebinya dikategorikan sebagai desa/nagari sesuai kaliaifikasi yakni sangat tertinggal, tertinggal, berkembang dan maju. 

Evaluasi penilaian Indeks Desa Membangun terhadap Nagari/Desa di Pesisir Selatan ini sangat ditentukan oleh  data-data dan informasi pembangunan. 

Peringkat Desa Mandiri diberikan kepada nagari yang mampu menyajikan data-data dan informasi paling lengkap, sehingga nilainya tertinggi di Sumbar. Rewards Nagari Mandiri ini adalah dana insentif daerah. 

"Untuk itu diperlukan kesadaran dan komitmen semua pihak, agar dapat mengisi data dan informasi desa, sehinga akhirnya dapat mengangkat nilai indeks pembangunan dan indeks desa membangun di Kabupaten Pesisir Selatan. 

Menurut UU No. 6 Tahun 2014, Desa Mandiri adalah desa yang mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai, aksesibilitas/transportasi yang tidak sulit, pelayanan umum yang bagus, serta penyelenggaraan pemerintahan yang sudah sangat baik. Desa mandiri adalah desa yang memikiki Inseks Pembangunan Desa (PlIPD) lebih 75.

Berdasarkan Pusat Kajian Anggaran Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, ada dua indeks yang dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi pembangunan desa sehingga nantinya desa dapat diklasifikasikan. 

Kedua indeks tersebut adalah Indeks Pembangunan Desa (IPD) yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Indeks Desa Mambangun (IDM) yang diterbitkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes, PDTT). 

Baik IPD maupun IDM, keduanya dibentuk berdasarkan amanat UU Desa, tepatnya pada pasal 74 tentang Kebutuhan Pembangunan Desa dan pasal 78 tentang Tujuan Pembangunan Desa. 

Delapan belas Desa Mandiri di Kabupaten Pesisir Selatan adalah; Pasar Baru, Painan, Salido, Bungo Pasang Salido, Painan Timur, Lumpo, Sago Salido, Painan Selatan, Pelangai, Air Haji, Lalang Panjang, Tanah Bakali Inderapura, Kodu-Kodo Inderapura, Pasar Tapan, Riak Danau Tapan, Pasir Binjai Tapan, dan Lubuk Bunta Silaut.(Ef).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre