Breaking News

Legislator Zulkenedi Said dan Camat Sasak Pertanyakan Perizinan Tambak Udang Bancah Galinggang


Pasaman  Barat, Figurnews.com-  Sejumlah Pengelolaan budi daya tambak udang Vaname di sepanjang garis pantai di Sumatera Barat diduga tidak mengantongi izin, meski demikian namun tetap beroperasi. Hal itu pun sedang dilakukan di Bancah Galinggang Kecamatan Sasak Ranah Pesisir Kabupaten Pasaman Barat.

Pantauan media ini, Sabtu (19/11/2022), pembangunan tambak udang di Bancah Galinggang, Pasbar juga dipertanyakan tokoh masyarakat Pasaman Barat, Zulkenedi Said, yang juga Ketua Komisi IV Bidang Pembangunan DPRD Provinsi Sumbar. 

Seperti yang diungkapkan Zulkenedi Said, pengalokasian budi daya udang di Bancah Galinggang itu sesuai atau tidak dengan tata ruang RTRW Kabupaten Pasbar dan Sumbar dan sudah adakah kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal-red) juga dipertanyakannya.

Zulkenedi Said menyebutkan kehadiran usaha budi daya udang di Pasbar boleh-boleh saja asalkan ada izinya, namun sepengetahuannya lokasi Bancah Galinggang Pasbar merupakan bagian dari pembangunan sea wall Pantai Sasak yang sedang dimulai pekerjaaanya di Muara Suak, sehingga ia mengkhawatirkan kehadiran tambak udang itu akan mengganggu.

"Tidak hanya itu saja, Bancah Galinggang direncanakan untuk destinasi wisata pantai juga akan terganggu dari sisi keindahan dan kenyamanan, " jelas Politisi Golkar asal Maligi ini.

Kondisi itu juga terkait dengan perencanaan pembangunan Sumbar, dimana dalam RPJMD Pemprov Sumbar 2021-2026 akan dibangun jalan pesisir pantai barat dari Air Bangin Pasbar ke Tiku Kabupaten Agam.

Kehadiran tambak udang di Bancah Galinggang ini belakangan berujung pada aliran air sungai yang dialirkan ke laut melalui pipa peralon akan membahayakan warga setempat karena dilokasi itu bisa menjadi muara besar jika air pasang naik.

Zulkenedi Said menegaskan tidak boleh ada pengelola budi daya udang yang tidak berizin di Kabupaten Pasaman Barat. Para pemilik wajib mengantongi izin yang sah sebelum beroperasi agar kelestarian lingkungan terjaga.

Karena itu, legislator rumah bagonjong asal Pasaman Barat ini meminta pihak Pemkab Pasbar melakukan klarifikasi keberadaan budi daya udang di Bancah Galinggang, jika belum mengantongi izin dilarang beroperasi

Senada dengan Camat Sasak Ranah Pasisie  Perdinan Ujang saat di Konfirmasi, Minggu pagi (20/11). Juga tidak mengetahui perihal perizinan usaha tambak udang  yang berjarak 2 Km dari kantor Camat Sasak tersebut.

"Betul sekali ada tambak udang dekat jalan. Mengenai perizinan saya kurang tau. Sampai sekarang sepengetahuan kita belum ada keluhan masyarakat" kata Ujang.

Apakah ada laporan ke ke  bupati terkait perizinan? "Kurang Tau" jawabnya singkat.

Apakah pihak pengusaha tambang udang pernah melaporkan atau menyampaikan kepada pak camat perihal kegiatan tersebut?

"Pernah pak. Mereka berencana membuka usaha tambak udang di Bancah Galinggang dengan menyewa tanah masyarakat". jawabnya.

Hingga berita ini dilangsir, belum diketahui perihal perizinan tambak udang di Bancah Galinggang tersebut baik dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizina  Terpadu maupun Skateholder terkait.

(DOLOP)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre