Breaking News

Jalur Utama Penghubung Bululawang-Pasur Terputus Akibat Longsor.

 


Blitar, Jatim Figurnews.com - Curah hujan dengan intensitas tinggi dimusim penghujan yang mengakibatkan.

Jalan yang menjadi akses utama warga Bululawang - Pasur Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar mengalami ambles dan longsor kini terputus dan sulit di lalui. 

Akibatkan pelajar pergi ke sekolah dan warga masyarakat yang akan beraktivitas harus memutar sejauh 4 kilometer lebih untuk mencapai sekolah atau desa terdekat yakni Desa Bakung Kabupaten Blitar. 

Meski demikian sejumlah warga tetap memilih melewati jalan yang ambles tersebut meski sangat membahayakan

Dari penuturan warga panjang jalan yang mengalami ambles dan longsor itu mencapai 100 meter lebih dengan tingkat kerusakan yang cukup parah. Bahkan, kini jalur tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

"Jalan yang ambles dan longsor itu sampai 100 meter lebih mas, jalur putus total mobil tidak bisa lewat sedang sepeda motor harus ekstra berhati-hati”,kata Marsono, warga Bululawang Kabupaten Blitar,sabtu (19/11/2022).

Amblesnya jalan desa Bululawang Kabupaten Blitar itu terjadi sejak beberapa pekan lalu.Dimana kondisi jalan ambles terus bertambah luasnya, akibat tanah yang labil dan tingginya intensitas hujan.

“Kalau yang takut lewat situ ya harus memutar lebih jauh mas lebih dari 4 kilometer dari sini, para pelajar itu yang mau sekolah di SMP Bakung ya harus memutar kalau enggak ya harus hati-hati, kadang ada beberapa warga yang berjaga di lokasi untuk membantu anak-anak melewati jalan ambles itu",terangnya.

Sementara itu, Ivong Bettryanto Kalaksa BPBD Kabupaten Blitar saat dihubungi awak media melalui pesan singkat menyatakan, untuk jalan yang dikeluhkan warga, Pemkab Blitar sudah berupaya melakukan penanganan darurat dengan menurunkan alat berat untuk membersihkan longsoran dan menangani dengan membuat jalur alternatif.

"Namun karena tanah gerak maka hasilnya tetap tidak bisa dilalui dan jalur alternatif sudah pernah dibuat tapi tidak bisa dilalui karena memang tanahnya terus bergerak," ujarnya melalui pesan singkat, pada Sabtu (19/11/2022).

Lebih lanjut, pihaknya katakan bahwa bahwa lokasi tersebut berdasarkan hasil penyelidikan adalah merupakan wilayah tanah gerak."Dan untuk hal ini, saat ini ditangani oleh Dinas PUPR Kabupaten Blitar,"pungkasnya.

( Rudy )

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre