Breaking News

Hakim : Tergugat Terkesan Mengulur-ngulur Waktu, Terkait Sidang Perdata Yang Terjadi Di PLTU Batang.


Figurnews.com- Pekalongan- Dalam persidangan kasus Perdata yang terjadi di PLTU Batang antara PT Aquila Transindo Utama (penggugat)  dengan PT Sparta Putra Adhyaksa (tergugat) yang digelar di PN Pekalongan pada hari senin, tanggal 21 November 2022, sekira pukul 14.00 wib,  Majelis Hakim mengatakan  kepada tergugat terkesan mengulur - ngulur  waktu.

Persidangan dengan majelis hakim, yang terdiri dari Fatria Gunawan sebagai Ketua, Muhammad Taofik dan Muhammad Dede Idham masing-masing anggota.

Majelis hakim menyampaikan bahwa minggu lalu( 14/11) persidangan saudara M Zaenudin, sebagai kuasa hukum dari PT Sparta  ( tergugat)  tidak hadir, dan ini kita sudah tetapkan hari ini dan relasnya sudah dipanggil lewat ecourt ( email),dan ini ada rekamannya tanggal  14 november 2022, jam 14.27 wib.

Agendanya hari ini adalah sudah disampaikan juga lewat ecourt ( email) tergugat  adalah menghadirkan saksi dari  saudara 

M.Zaenudin kuasa hukum dari PT Sparta  mengatakan bahwa Yang Mulia, hari ini saksi tidak bisa hadir dan tolong minggu depan saksi kami hadirkan dalam persidangan tanggal 28 november 2022

"Sekarang komunikasi canggih Pak ( tergugat) , satu hari kita dari papua ke Jakarta, sampai," cetus Majelis Hakim  
 
" Majelis posisi serba salah Pak ( tergugat) , maju kena mundur kena, padahal kita sudah memberikan kesempatan , baik saudara tergugat ( PT Sparta)  maupun kepada pihak penggugat ( PT Aquila  ),"ujarnya. 
 
"Majelis hakim memberikan kesempatan terakhir bagi tergugat untuk mengajukan saksi pada persidangan tanggal 28 november 2022 pukul sekira 09.30 wib , kalau tidak ada maka kita anggap tergugat ( PT Sparta) tidak menggunakan haknya , sepakat ya," pungkasnya. 

Sementara usai persidangan kuasa hukum PT Aquila Oktorian Sitepu mengatakan seharusnya sesuai dengan kesepakatan minggu yang lalu, memang dua minggu yang lalu disampaikan oleh hakim, di minggu ini majelis berhalangan tetapi tidak bisa langsung ditunda tiga minggu , jadi harus ditunda dulu seminggu untuk tunda kedua minggu.

" Sidang kemarin (14/11) mestinya mereka datang, ketika mereka serius untuk menjalin sidang hari ini,  saya rasa mereka ( tergugat) tidak serius," ujarnya 

" Dan sangat terkesan mengulur-ngulur waktu karena apa , tadi saya sempat bertanya kepada kuasa hukum tergugat , apakah sudah terima relas panggilan sidang, secara ecourt dan baru baca jam 11.00 wib, email kan terus masuk, tapi pihak tergugat alasannya email tidak aktif," katanya. 

" Tidak mungkin kita bisa mendaftar ecourt dengan email tidak aktif ,itu pasti sudah ditolak, " pungkasnya. 


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre