Breaking News

Bisri Ketua Pelindas Pasbar: Pabrik Sawit Diminta, Jangan Manfaatkan Situasi

PASAMAN BARAT, FIGURNEWS.COM_
Tingginya curah hujan beberapa hari ini, pihak perusahaan Pabrik Kelapa Sawit di wilayah Kabupaten Pasaman Barat harus selalu waspada. Jangan memanfaatkan situasi dengan membuang limbah industri kesungai disaat arus sungai naik.

Antisipasi itu harus terus dilakukan, demi menyelamatkan lingkungan hidup. Karena, itu salah satu pelanggaran pencemaran lingkungan, yang sudah diatur dalam peraturan lingkungan hidup.

"Pemantauan harus diperketat oleh Dinas terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup serta melibatkan masyarakat yang ada disekitar perusahaan itu sendiri," pinta Ketua LSM Pelindas Kabupaten Pasaman Barat, MB. Batubara, Rabu (16/11/2022) di Simpang Empat.

Dijelaskannya, pembuangan limbah tidak terlalu terlihat dampaknya karena akan langsung hilang terbawa arus air. Berbeda saat limbah industri dibuang ke sungai saat musim kemarau maka bisa langsung terlihat dampaknya karena akan mengendap.

"Pabrik Kelapa Sawit maupun usaha yang menghasilkan limbah maka sudah ada ketentuannya sesuai Undang-Undang mengenai teknis pembuangannya. Jangan sampai mencemari lingkungan dan pengawasan ini harus diperketat oleh Dinas Lingkungan Hidup," sebutnya 

Di Pasaman Barat ini kata MB. Batubara, ada 14 Pabrik kelapa sawit yang beroperasi, seperti di Kecamatan Kinali ialah PKS PT. Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM), PT. AAI, PT. Sari Buah Sawit (SBS), PT. GSA. Kecamatan Luhak Nan Duo ialah PTPN VI.
Kecamatan Pasaman ialah PT. Gersindo Minang Plantations (GMP). Kecamatan Gunung Tuleh ada PT. Agrowira Ligatsa (AWL) dan PT. Berkat Sawit Sejahtera (BSS). Kecamatan Sungai Aur ialah PT. Agro wiratama dan PT. Pasaman Marama Sejahtera. Di Kecamatan Koto Balingka ialah PT. Usaha Sawit Mandiri, PT. Bakrie Pasaman Plantations, PT. Sawita Pasaman Jaya dan PT. Bintara Tani Nusantara.

(DOLOP)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre