Breaking News

Tindaklanjuti Arahan Presiden RI, Pemkab. Solok Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah


Kab. Solok, Figurnews. Com -Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo agar dapat melaksanakan monitoring dan mengevaluasi tentang Pengendalian Inflasi, Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, pada Senen (24/10/2022) bertempat di Ruang Kerja Asisten III.

Dalam rakor tersebut Bupati Solok yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri SH, MM, turut didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Teta Midra, S. STP, M. Si, Kepalda Dinas Koperindag Ahli Gusta Tusri, S. STP, M. Si, Kabag Perekonomian, Yosi Agusta, SP, M. Si, beserta jajaran dari OPD di Kabupaten Solok.

Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menyampaikan bahwa, “kenaikan inflasi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari di dunia termasuk indonesia. Situasi global akibat pandemik Covid-19 ditambah lagi dengan perang Rusia-Ukraina mendorong terjadinya inflasi yang berdampak terhadap perekonomian dunia”.

Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Indonesia termasuk yang di anggap sukses oleh seluruh dunia menangani Covid-19 dan busa survive secara ekonomi, karena semua kepala negara, semua kepala daerah berada pada persoalan yang sama yakni tergetnya dalam menghadapi Covid-19 bisa mengendalikan pandemi itu dengan berbagai indukatornya yang berdampak menurunnya kasus dibawah standar.

Inflasi yang saat ini terjadi di dunia cukup tinggi, bahkan ada negara-negara di dunia yang sudah mengalami hyperinflasi. “Negara sebesar Amerika Serikat saja inflasinya sudah mencapai 9% lebih bakam Turki sudah mencapai diatas 80%. Saya juga ingin menyampaikan mendekati 100% yaitu Srilangka, Afganistan, Pakistan sehingga telah menimbulkan persoalan yang banyak.

Indonesia termasuk berhasil dalam pengendalian inflasi dibandingkan negara-negara lainnya lain. Inflasi Indonesia per Juli 2022 berada pada angka 4,94%. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan beberapa negara di dunia. Namun demikian, ada hal yang perlu diwaspadai yaitu, ketidakmampuan negara-negara lain mengatasi Covid 19 dan ketidakmampuan dalam negara lain menjaga ekonominya yang bisa berdampak ke Indonesia, karena Indonesia merupakan bagian dari sistim globaliasi ekonomi.

“Ditambah lagi Perang Rusia-Ukraina yang berdampak pada perekonomian dunia, dimana menyebabkan ekonomi global mengalami efek dari pertumbuhan yang lebih lambat dan inflasi yang lebih cepat,” ungkapnya.

Pemerintah Pusat saat ini, tengah bekerja keras untuk mengendalikan inflasi dengan cara mempertahankan subsidi energi semaksimal mungkin, menahan laju suku bunga, mencari sumber energi yang harganya lebih murah, mengutamakan pangan yang bisa di produksi dalam negeri serta mendorong inovasi untuk mendapatkan sumber energi lain.

Terkait pengendalian inflasi, ada beberapa hal penting yang wajib menjadi perhatian seluruh daerah provinsi / kabupaten / kota se Indonesia untuk perama, membentuk Satgas Ketahanan Pangan di Daerah yang bertugas untuk memastikan dan memonitoring ketersediaan, kelancaran distribusi serta fluktuasi harga 11 bahan pangan di daerah.

Kedua, Satgas yang diketahui oleh Sekda (Provinsi, Kabupaten/Kota) yang beranggotakan unsur Bappeda, Dinas Pangan, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, dan TNI / Polri serta Bulog Daerah. Ketiga, Satgas harus melaporkan hasil pelaksanaan tugas secara harian kepada Gubernur. Hasil laporan rekapitulasi Kabupaten / Kota oleh Gubernur disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri.

“Kepada daerah tingkat provinsi juga berkompetisi untuk menunjukan kinerja masing-masing untuk mengendalikan inflasi di daerah. Rekan-rekan gubernur bersama pihak BI dan BPS diminta juga mengumumkan inflasi tingkat Kabupaten/Kota masing masing di provinsi, sehingga kita tahu yang mana yang baik kinerjanya untuk mengendalikan inflasi. Dan semuanya yang kita lakukan ini akan disampaikan kepada publik,” jelasnya.(ayu) 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre