Breaking News

Rembuk Stunting Jadi Langkah Penting untuk Pastikan Pelaksanaan Rencana Kegiatan Intervensi Pencegahan dan Penurunan Stunting




Painan, Figurnews.com-- Agar target penurunan stunting benar-benar bisa tercapai di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sebesar 14 persen tahun 2024 nanti dari prevalensi stunting sebesar 25,2 persen tahun 2022 ini, semua elemen diminta agar memiliki kepedulian yang sama dalam melakukan pencegahannya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Pessel, Zulkifli, saat menghadiri Rembuk Stunting, di Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Selasa (5/10).

Rembuk stunting itu juga dihadiri Camat Sutera, Salman Alfarizi Brutu, Wali Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, Erwil, Kepala UPT Puskesmas Kayu Gadang, Darma Santi, Kepala UPT Puskesmas Surantih, Masri, para tokoh masyarakat dan berbagai elemen yang ada di kecamatan itu.

Kepala DPMDPPKB Pessel, Zulkifli, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa rembuk stunting merupakan langkah penting yang dilakukan Pemkab Pessel untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting.

Upaya itu dilakukan secara bersama-sama, antara perangkat daerah sebagai penanggung jawab layanan, dengan sektor atau lembaga non pemerintah dan masyarakat.

“Jadi tanggung jawab dalam melakukan pencegahan dan penurunan angka stunting sebesar 14 persen tahun 2024 dari prevalensi stunting sebesar 25,2 persen tahun 2022 ini, tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah melalui perangkat daerah terkait, tapi juga oleh elemen yang ada di masyarakat, dan masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa selain melakukan diskusi, tujuan diadakannya pertemuan itu juga untuk menyampaikan hasil analisis situasi, serta mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dalam menyepakati rencana kegiatan Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan Stunting.

“Namun yang menjadi pembahasan dalam Rembuk Stunting ini adalah bagaimana pencegahan dan penanggulangan stunting ini bisa dilakukan secara maksimal, dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di nagari,” katanya.

Kepala UPT Puskesmas Surantih, Kecamatan Sutera, Masri, dalam kesempatan itu juga menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan anak seusianya.

“Stunting terjadi karena kekurangan gizi pada masa janin dan usia dini. Akhirnya berdampak pada perkembangan otak, rendahnya kemampuan kognitif yang akan mempengaruhi prestasi sekolah dan keberhasilan pendidikan,” katanya.

Berdasarkan hal itu, sehingga asupan gizi perlu diberikan kepada ibu hamil, karena pemberian gizi itu lebih bermanfaat bagi ibu hamil saat 1000 hari Kehidupan.

“Pada saat 1000 hari kehidupan inilah yang seharusnya pemberian asupan gizi yang lebih dan cukup terhadap janin dalam perut ibu hamil. Tentunya melalui pemberian makanan bergizi, dan makanan tambahan dengan selalu mengkonsumsi buah dan sayur,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk pencegahan stunting. Diantaranya, menjaga pekarangan agar tidak terjadi lembab dan menyebabkan cacingan.

Caranya adalah melakukan penanaman tanaman untuk mencegah cacingan seperti pohon lengkeng, rambutan dan alpukat.

“Berikut memberikan makanan tambahan bagi ibu hamil, makanan tambahan bagi balita, serta juga mengikuti kelas ibu hamil bagi ibu hamil. Semua itu juga harus diiringi dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” tutupnya.

Wali Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, Erwil, menjelaskan bahwa dari hasil rembuk stunting itu didapatkan kesepakatan antara lain, menyepakati sasaran dari nagari dan nagari prioritas, menyepakati rumusan kegiatan dijadikan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2023 nanti.

“Hasil kesepakatan rembuk stunting yang telah disepakati bersama ini akan dilaksanakan pada tahun berjalan, dan juga akan dimuat dalam RKPD atau APBD tahun berikutnya,” timpal Erwil.(Ef).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre