Breaking News

Anak PRT Gugat Anggota Kaum Majikannnya ke Pengadilan Negeri Batusangkar

 


Afdi Rahni serta Drs. I. Dt. Rajo Malano dkk menggugat H. Amrizal Amirudin ke Pengadilan Negeri Batusangkar. Gugatan itu tercatat dibawah nomor 12/Pdt.G/2022/PN.Bsk tanggal 15 Juni yang lalu.

Dalam gugatan itu penggugat mengatakan objek perkara yang terletak di Kampung Gadang Nagari Sungai Tarab Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Bahwa menurut penggugat objek perkara dulunya pada tahun 1947 dibeli oleh Kenek kepada seorang wanita Kumango, namun surat jual beli itu dibuat tahun 1955.

Perkara tersebut diadili oleh Ketua Majelis Hakim Kembang Ramadani. KA, SH,MH dibantu oleh anggotanya Erwin Radon. A, SH,MH dan Hari Rahmad, SH beserta Panitera pengganti Yon Pidraini SH. Sehubungan dengan itu penggugat telah menghadirkan empat orang saksi yaitu Dafrin Dt. Rajo Pengulu dan tiga orang saksi lainnya. Akan tetapi tidak satu orangpun dari saksi yang empat itu yang mengetahui jual beli objek perkara dan malah ada yang tidak tahu dengan batas batas objek perkara. 

Teriring dengan itu tergugat H. Amrizal Amirudin baru menghadirkan empat orang saksi diantaranya  Dt. Sipado dan tiga orang lainnya mengatakan kenal dengan objek perkara. Bahwa objek perkara menurut saksi harta turun-temurun dalam kaum Dt. Sinaro di Kampung Gadang Sungai Tarab. Sementara para penggugat orang dari Kaum Dt. Rajo Malano Kampung Kampai Kutianyia Cakuang. Jarak kurang lebih 2 KM dari Kampung Gadang Sungai Tarab.

Sebelumnya Saun Dt. Sinaro menikah dengan Kenek orang Kampai Kutianyia Cakuang. Pasangan tersebut melahirkan dua orang laki-laki Syafnil dan Syafri. Pada perang PRRI tahun 1958 Syafnil kena tembak oleh mortir dan akibat kematian Syafnil Dt. Sinaro mencari pembantu rumah tangga untuk istrinya Kenek. 

Namun kenek menjemput adiknya yang bernama Mariani dari Cakuang untuk membantu Rumah Tangga. Karena Dt. Sinaro dan Kenek sudah meninggal beserta anak-anaknya, sementara itu tanah dan rumah yang diberikan oleh Dt  Sinaro dalam bentuk hibah samato untuk anaknya dan karena anaknya sudah meninggal, pemeliharaan rumah tersebut dilanjutkan oleh Mariani 

Seubungan dengan itu anak Mariani mengatakan tanah di sebelah atas rumahnya bukan pusaka tinggi kaum Dt  Sinaro melainkan kata penggugat harta pembelian Kenek selama beristrikan Dt. Sinaro.

Demikian hal ini dibenarkan oleh pengacara penggugat St. Syahril Amga, SH, MH di Pagaruyung, Rabu (12/10/2022).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre